KORANJURI.COM – Anggota Komisi IV DPR RI Dedy Mulyadi terkesan dengan kebersihan pasar Badung di Denpasar, Bali. Ia menyampaikan saat melakukan pantauan harga bahan pokok di pasar tradisional terbesar di Bali itu, Senin (19/19/2022).
“Saya terkejut ketika datang ke pasar badung ini, karena pertama pasarnya bersih, kita jarang dapat pasar yang sangat bersih seperti ini. Inilah makna kebudayaan membentuk karakter manusia,” kata Dedy Mulyadi.
Sambil menyapa pedagang, mantan Bupati Purwakarta itu juga bertanya soal harga-harga kebutuhan bahan pokok. Dedy Mulyadi mengaku, harga kebutuhan bahan pokok terbilang murah.
Ternyata harganya lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar tempat saya. Terutama Jawa Barat dan Banten,” ujarnya.
Ia juga menilai, harga sewa kios untuk pedagang juga murah. Mengingat, pasar itu dibangun secara tradisi. Padahal menurutnya, Bali banyak dikunjungi oleh turis asing.
“Saya bilang hidup d bali kan turis semua duitnya dolar, jangan-jangan lebih mahal. Ternyata harganya lebih murah,” kata Dedy.
Ia membandingkan, dengan Pasar Rengas Dengklok di Kabupaten Karawang. Disitu, daging lokal hampir tidak tersedia lagi. Sedangkan daging impor harganya Rp 100 ribu hingga Rp 110 ribu. Daging lokal kalau pun ada, harganya Rp 120 ribu.
“Di sini daging lokal 110 ribu. Di Banten cabe rawit 50 ribu di Bali Rp 30 ribu, bawang Rp 27 ribu, disini (Bali) Rp 25 ribu,” jelasnya.
Dengan kondisi gejolak harga yang terkendali, ia meyakini menjelang Natal dan Tahun Baru stok kebutuhan pokok di Bali aman.
“Mudah-an turisnya makin banyak, agar orang Bali punya duit,” kata Dedy Mulyadi. (Way)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





