KORANJURI.COM – MA An Nawawi Berjan Purworejo melakukan sosialisasi aplikasi Simanawa (Sistem Informasi Madrasah Aliyah An Nawawi), Selasa (20/12/2022). Dalam sosialisasi secara live streaming YouTube ini, diikuti para wali santri seluruh Indonesia.
Menghadirkan dua narasumber,
Fatoni Mohtar, M.H., dan Siti Khotijah, S.Psi., yang merupakan anggota tim pembuatan Simanawa, dalam sosialisasi terjadi interaksi antara peserta dengan narasumber, dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan dari wali siswa terkait aplikasi Simanawa ini.
Dijelaskan oleh Muhammad Huda Mabrur, S.H, Ketua Tim pembuatan aplikasi Simanawa, dengan adanya aplikasi tersebut merupakan sebuah terobosan di era digital, bahwasannya informasi-informasi yang ada di madrasah dibuka aksesnya kepada wali siswa, bapak ibu guru dan masyarakat.
Aplikasi ini, kata Huda, basicnya dua, website dan mobile. Pada website, pengguna dapat login dengan mengakses link https://maannawawi.sch.id/. Setelah itu muncul Dashboard,
Halaman Dashboard akan dapat pengguna akses ketika telah melakukan login aplikasi. Pengguna yang akan login merupakan wali siswa atau siswa yang mana pengguna ini dapat menampilkan biodata, RDM, pembayaran, alumni dan mengisi penilaian kinerja guru di akunnya masing-masing.
Untuk versi mobile, jelas Huda, terlebih dahulu masuk ke halaman login aplikasi, dengan mengklik tombol Masuk sebagai siswa untuk login portal siswa. Selanjutnya masukkan username, password dan kode captcha sesuai dengan data login akun masing-masing.
“Untuk aplikasi Simanawa mobile ini, wali santri download dulu di playstore, nantinya juga ada user name dan password. Fiturnya sama antara yang mobile dengan web,” jelas Huda.
Dengan adanya Simanawa, memiliki kelebihan transparansi informasi ke wali. Kalau dulu memakai buku atau semacam surat, namun sekarang memakai notifikasi yang langsung dikirim ke hp, baik itu pembayaran atau lainnya.
“Salah satu isi fiturnya tentang pembayaran, baik itu menginformasikan tagihan, apa yang belum dibayar atau lainnya,” ungkap Huda.
Selain itu, terang Huda, juga ada laporan presensi kehadiran siswa, RDM (Raport Digital Madrasah), PKG (Penilaian Kerja Guru) dan biodata yang bisa diedit oleh wali siswa jika ada yg salah atau kurang .
“Harapannya, untuk kedepannya karena kita mengikuti jaman, bagaimana madrasah itu melakukan terobosan-terobosan digital yang bisa dinikmati oleh wali siswa. Aplikasi ini akan diberlakukan mulai Januari mendatang, awal semester genap,” pungkas Huda. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





