KORANJURI.COM – Empat warga Jepang, Mr.Taka, Mr.Yoshida, Mr.Kawahira dan Mr.Akiyama, bersama LPK Mau Yakin Bisa dari Yogyakarta, secara khusus mengunjungi SMK Kesehatan Purworejo, Rabu (07/12/2022).
Kedatangan tamu istimewa ini, disambut secara langsung Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos., M.Pd., berserta jajarannya dan Ketua Yayasan Bina Tani Bagelen Ir Ari Tiasadi.
Dijelaskan oleh Nuryadin, kedatangan rombongan dari Jepang itu untuk melihat secara langsung sejauh mana capaian kompetensi di SMK Kesehatan Purworejo, sehingga bisa menghasilkan tenaga yang kompeten, baik dari ketrampilan maupun kemampuan bahasa Jepangnya.
“Jadi ada alumni kami yang bekerja pada orang Jepang itu melalui LPK Mau Yakin Bisa sebagai caregiver. Dan mereka sangat terkesan dengan tenaga kerja dari SMK Kesehatan Purworejo yang kompeten di bidangnya. Terampil dan sangat menguasai pekerjaannya,” ungkap Nuryadin, di sela kegiatan.
Bahkan, kata Nuryadin, tamu dari Jepang tersebut melakukan wawancara dan tes kemampuan bahasa Jepang siswanya. Melihat hasilnya, mereka merasa puas dan sangat terkesan.
Nuryadin berharap, dengan kunjungan ini bisa menambah posisi tawar SMK Kesehatan Purworejo di mata masyarakat bahwa jaminan penempatan keluar negeri betul-betul pasti ada dan bisa disalurkan dengan baik sehingga untuk PPDB tahun 2023 diharapkan bisa bertambah jumlahnya.
“Kita serius dan sungguh-sungguh bahwa kita sudah kerjasama dengan beberapa lembaga luar negeri. Buktinya hari ini mereka datang langsung dari Jepang,” ujar Nuryadin.
Menurutnya, ini juga membuktikan bahwa SMK Kesehatan Purworejo dianggap cukup berkualitas atau berbobot. Dan pada saatnya nanti sebagai kepala sekolah dirinya akan melakukan penjajakan ke Jepang secara langsung serta melakukan MoU secara lebih serius lagi.
Atas kunjungan ini, Ari Tiasadi selaku Ketua Yayasan Bina Tani Bagelen sangat mengapresiasi. Hal ini membuktikan, bahwa sekolah dibawah naungan yayasannya itu tidak hanya ‘bermain’ lokal lagi, tapi benar-benar bisa go internasional.
“Dan tenaga atau alumni yang dihasilkan SMK Kesehatan Purworejo sudah menjadi tenaga yang terampil sesuai yang dibutuhkan mereka,” kata Ari.
Imam Mujahid dari manajemen LPK Mau Yakin Bisa Yogyakarta menjelaskan, bahwa kedatangannya mendampingi para kolega dari Jepang itu untuk melihat secara langsung, sejauhmana kompetensi yang telah dihasilkan SMK Kesehatan Purworejo.
“Mereka antusias sekali dan sangat terkesan. Harapannya kita nanti bisa bekerjasama untuk pemenuhan kebutuhan kedepan bidang caregiver yang akan terserap ke Jepang,” ujar Imam, yang berharap SMK Kesehatan Purworejo semakin bisa berkembang ke depannya dan mengantar siswa siswinya untuk bekerja di Jepang guna menggapai masa depan yang lebih baik. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS





