KORANJURI.COM – Sebanyak 103 Orang Prajurit Yonzipur 9 Kostrad dipimpin langsung oleh Danyonzipur 9 Kostrad kembali membersihkan puing-puing bangunan akuibat terjangan Tsunami yang menimpa Banten dan Lampung, Rabu (26/12/2018).
Tsunami Selat Sunda yang terjadi di Banten dan Lampung mengakibatkan banyak koban meninggal dan luka-luka. Serta menyisakan sisa bangunan yang rubuh akibat terjangan ‘air bah’.
Prajurit Yonzipur 9 Kostrad di bagi 3 Peleton, dimana Peleton 1 dipimpin Lettu Czi Dusriandi dengan 28 personel melaksanakan pembersihan membantu evakuasi jenazah dan pembersihan puing-puing bangunan.
Peleton 2 dipimpin Lettu Czi Kusmayadi dengan 28 personel melaksanakan pembersihan membantu evakuasi jenazah dan pembersihan puing-puing bangunan di Kp. Sambolo Vila Sambolo, Desa. Sukarame Kec Carita Kab Pandeglang.
Untuk Peleton 3 dipimpin Lettu Czi Rudi H dengan 27 personel difokuskan untuk membantu pencarian mayat di bawah puing-puing bangunan di hotel Mutiara, Kec. Carita Kab. Pandeglang.
Prajurit Yonzipur 9 Kostrad tetap beraksi mencari korban serta membersihkan sisa sisa puing. Meskipun dengan cuaca yang tidak bersahabat hujan dan kondisi pantai yang sewaktu waktu bisa terjadi tsunami susulan, tetapi prajurit Yonzipur 9 Kostrad terus beraksi demi kemanusian. (Bob)
