KORANJURI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali hingga akhir tahun 2025 diperkirakan tembus 7 juta orang.
Dari data yang disampaikan, dalam periode Januari hingga 22 Desember, wisman yang masuk ke Bali tercatat pada angka 6,8 juta orang.
“Bahkan setelah tanggal 19 Desember sudah mencapai angka lebih dari 22.000 sampai lebih dari 23.000 orang per hari,” kata Koster dalam keterangannya, Jumat, 26 Desember 2025.
Dirinya membandingkan kunjungan wisman pada periode yang sama Januari-Desember 2024. Total jumlahnya di angka 6,30 juta orang. Sedangkan di tahun 2019, jumlah wisatawan mancanegara mencapai 6,27 juta orang.
“Artinya jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali pada tahun 2025 sudah meningkat antara 500.000 sampai 700.000 orang,” jelasnya.
Bahkan, sebelum pandemi Covid-19 pun, kata Koster, belum pernah mencapai angka 7 juta untuk wisatawan mancanegara.
“Jadi, sesungguhnya pariwisata Bali sudah pulih dan bahkan bangkit kembali melampaui pencapaian angka sebelum pandemi Covid-19,” ujarnya.
Di sisi lain, Koster mengakui, penurunan kunjungan terjadi untuk wisatawan domestik atau wisatawan nusantara. Data yang ada mencatat, periode Januari-Desember 2025 berada di angka 9,1 juta orang.
Jumlah itu lebih rendah dibandingkan kunjungan wisdom di tahun 2024 yang mencapai 10,1 juta orang untuk periode yang sama.
Sedangkan total kunjungan wisman dan Wisdom sepanjang tahun 2025 sebanyak 15,9 juta orang. Jumlah itu lebih rendah dibandingkan tahun 2024 sebanyak 16,4 juta orang.
“Total kunjungan wisatawan tahun ini memang lebih rendah, karena ada kecenderungan penurunan wisatawan nusantara yang berkurang di tahun 2025,” jelas Wayan Koster.
Gubernur Imbau Setop Narasi Buruk di Medsos
Sampai awal tahun baru 2026 Bali dalam kondisi yang kondusif. Curah hujan diperkirakan normal, kategori ringan sampai lebat.
Namun, masih di bawah 100 mm/hari. Ukuran curah hujan itu normal dan terjadi secara reguler pada musim hujan. Data BMKG menyebut, tidak ada lagi ancaman bibit siklon 93S.
Karena siklon itu sudah muncul pada 12 sampai 19 Desember 2025 dan sudah hilang. Menurut Gubernur, dengan perhitungan curah hujan dan cuaca, diperkirakan Bali tidak akan mengalami banjir besar.
“Dari sisi keamanan kondusif,” ujarnya.
“Semua pihak agar tidak melakukan tindakadan tidak membuat narasi buruk dan hoaks di semua platform media yang merugikan citra pariwisata Bali,” jelas Gubernur Bali Wayan Koster. (Way)
