Wabup Purworejo Serahkan Trophy Juara LKS di SMK TKM

oleh
Wabup Purworejo Yuli Hastuti, saat menyerahkan trophy pada para siswa SMK TKM Purworejo peraih juara dalam LKS SMK tingkat Kabupaten Purworejo tahun 2019 - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, SH, menyerahkan trophy pada para juara LKS di SMK TKM Purworejo, Selasa (17/9) pagi. Mereka ini, peraih juara pada beberapa mata lomba di LKS (Lomba Ketrampilan Siswa) SMK tahun 2019 tingkat Kabupaten Purworejo, yang telah dilaksanakan pada Senin (2/9) hingga Kamis (5/9).

Penyerahan trophy ini, dikemas dalam sebuah upacara. Wabup Purworejo mendapat kehormatan menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada kesempatan tersebut.

Di hadapan para peserta upacara yang terdiri dari siswa, guru dan karyawan, Yuli Hastuti menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih siswa SMK TKM Purworejo dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) beberapa waktu lalu.

“Pendidikan kejuruan memiliki peran penting untuk menyiapkan peserta didik agar siap bekerja, baik bekerja secara mandiri (wiraswasta) maupun mengisi lowongan pekerjaan yang ada,” kata Yuli Hastuti dalam amanatnya.

Diungkapkan pula, bahwa pemerintah daerah sudah memahami pentingnya memperbanyak SMK baik secara kelembagaan maupun siswanya, dengan program dan alokasi dana masing-masing di wilayahnya dalam rangka untuk mendukung pertumbuhan perekonomian daerah.

Generasi muda, ujar Yuli Hastuti, merupakan asset sumber daya manusia sekaligus sebagai generator pembangunan, yang diharapkan mampu membawa kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks Kabupaten Purworejo, dengan dibangunnya bandara internasional YIA, pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, serta pembangunan Waduk Bener, menurut Wabup, memerlukan kesiapan generasi muda, agar tidak hanya menjadi penonton, melainkan juga mampu berperan aktif mendorong dan memajukan daerah.

“Oleh karena itu, kita sangat membutuhkan pemuda yang memiliki daya tahan dan daya tangkal terhadap ancaman yang dapat merugikan dirinya serta memiliki keunggulan daya saing dalam kompetisi global,” ujar Yuli Hastuti, di hadapan para peserta upacara.

Terpisah, Kepala SMK TKM Purworejo, Gandung Ngadino, SPd menjelaskan, para siswa peraih juara dalam LKS tersebut, Prasetyo Pamungkas (XI TITL B), juara dua mata lomba Industrial Control, Rendi Mulyana (XII TITL B), juara dua mata lomba Electrical Instalation/Commercial Wiring.

Achmad Ginanjar Nursidiq (XII TP A), juara dua mata lomba Production Machine/CNC Turning, FX Pandu Arrjunningtyyas (XII TP B), juara dua mata lomba Plastic Dies/Mould Making, Deni Aditiyan (XII TP B), juara dua mata lomba Computer Aided Design & Drawing (CADD), Mustangin (TPMI B), juara tiga mata lomba Pattern Making (Prototype Modelling). Juga penyerahan trophy Grebeg Kamardikan tahun 2019, untuk kategori tim paling komunikatif.

Para siswa berprestasi ini, ujar Gandung, dari sekolah mendapatkan reward keringanan SPP. Dari LKS, mendapat piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan, juara satu Rp 500 ribu, juara dua Rp 300 ribu, dan juara tiga Rp 200 ribu.

“Penyerahan trophy sengaja dilakukan oleh Wabup Purworejo, tujuannya untuk memberi motivasi pada anak, dan supaya komunikasi dengan Pemda (Wabup) lebih dekat,” ungkap Gandung.

Lebih jauh Gandung menjelaskan, hingga saat ini, SMK TKM Purworejo telah menjalin MoU dengan beberapa perusahaan, antara lain, PT PAMA, PT Dirgantara Indonesia, PT Bukaka Teknik, dan PT Plasindo Plasma. Yang tengah dirintis, MOU dengan PT Pindad.

“Isi dari MoU ini, penyelarasan kurikulum SMK terhadap DUDI, tempat magang guru, siswa, dan upaya untuk rekrutmen tenaga,” pungkas Gandung. (Jon)