KORANJURI.COM – Kabupaten Purworejo menjadi salah satu daerah dari 14 titik pemberangkatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah 2023.
Secara seremonial, pemberangkatan pasukan ETK dari Kwarcab Purworejo dipimpin Wabup Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH, Kamis (24/08/2023) di terminal lama Kutoarjo, tepat jam 08.00 WIB didampingi tim penilai dari Kwarda Jateng.
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kelik Susilo Ardani, SE MIP MAP Kapolres Purworejo AKBP Victor Ziliwu, Dandim 0708 Letkol Inf Yohanes Heru Wibowo, Asisten Sekda Drs Bambang Susilo, Staf Ahli Bupati Nurfiana, SSTP MM, para pimpinan OPD, Forkopimcam Kutoarjo, Ketua Kwarcab Purworejo Drs Pram Prasetyo Achmad MM dan jajaran, ORARI, RAPI serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Sekertaris ETK H Soekoso DM SPd menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkain Kegiatan Bulan Bakti Pramuka dan Peringatan Hari jadi Pramuka ke-62.
“Diselenggarakan Estafet Tunas Kelapa tahun 2023 dari 14 Titik Kwṣarcab Pemberangkatan menuju titik kumpul Kwarcab Pemalang sebagai puncak kegiatan,” jelas Soekoso.
Pasukan ETK Kwarcab Purworejo berasal dari Gugus Depan yang berpangkalan di SMAN 2 Purworejo dan SMPN 3 Purworejo sejumlah 6 kelompok, yang diikuti diikuti Pasukan Pendukung dan Pasukan Penggembira.
Dalam kesempatan tersebut, sebelum pemberangkatan pasukan ETK, Wabup Purworejo membacakan pesan-pesan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Kwarda Jateng
Disampaikan, dari Bapak Pandu Dunia Lord Baden-Powell; Tuhan telah mengaruniakan kepada kita dunia tempat kita hidup yang penuh dengan keindahan dan keajaiban. Dia telah memberi- kan kepada kita, tidak hanya mata untuk melihat keindahan dan keajaiban tersebut, tetapi juga akal untuk memahaminya, hanya bila kita memiliki perasaan untuk melihatnya.
“Pelajarilah perubahan dan ubahlah masa dengan cara mengaktifkan dirimu dalam kebaikan dan ketulusan,” ujar Wabup.
Cintailah negerimu, tanah airmu sebagaimana engkau mencintai orang tua, saudara dan kekasihmu. Keselarasan dalam hal tersebut akan membantumu memahami dunia dan seisinya di masa kini dan mendatang.
“Mari kita berusaha menempatkan diri sesuai kedudukan memberikan pelayanan prima dan kebahagiaan setulus-tulusnya pada sesama, masyarakat, bangsa dan ibu pertiwi melalui Gerakan Pramuka,” kata Wabup.
Wabup juga mengajak para peserta untuk mengingat kembali kata bijak Presiden Soekarno pada tanggal 7 Agustus 1963, yaitu “Berusahalah sehebat-hebatnya mengembangkan dan meluaskan Gerakan kita, untuk agar sampai suatu ketika, setiap anak dan pemuda serta pemudi kita, baik yang mahasiswa di kota maupun penggembala kerbau di desa, dengan rasa bangga dan terhormat dapat menyatakan “Aku PramukaIndonesia”.
“Dan dengan berlandaskan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, semoga tema Hari Pramuka Tahun 2023 yaitu “Dengan Peringatan Ke-62 Hari Pramuka, Mari Kita Wujudkan SDM yang Profesional dan Berwawasan Kebangsaan”, dapat kita wujudkan,” pungkas Wabup.
Menurut Ketua Panitia ETK Kwarcab Purworejo Eko Sarno BcHk, untuk etape I dilaksanakan oleh Kwarran Kutoarjo, dengan berjalan menempuh jarak 5 km dan melakukan timbang terima dengan Kwarran Kemiri yang dipusatkan didepan Kecamatan Kemiri pukul 09.00 WIB.
Dilanjutkan Etape II menempuh jarak 5 km dan timbang terima Kwarran Kemiri dengan Kwarran Bruno yang dipusatkan di Pom bensin mini Kedunglo pada pukul 10.20 WIB.
“Kemudian pasukan melanjutkan menuju rest area curug Muncar, Bruno. Di rest area pasukan istirahat untuk sholat dan makan. Setelah cukup akan dilanjutkan Etape III menempuh jarak 5 km menuju lapangan Teges Wetan pukul 13.00 WIB. Di lokasi ini dilakukan timbang terima antar Kwarcab, Purworejo dan Kwarcab Wonosobo pada pukul 14.00 WIB,” jelas Eko Sarno.
Terpisah, Ketua Kwarran Kutoarjo Himawan Susrijadi, SPd MPd menjelaskan, pasukan ETK dari Kwarran Kutoarjo terdiri dari pasukan inti sejumlah 61 orang terdiri dari SMKN 2 sebanyak 43 siswa, SMPN 3 18 siswa. Pasukan pengawalnya dari SMAN 2 31 siswa serta SMPN 5 31 siswa.
“Pasukan pengombyong dari LPKA kelas 1 Kutoarjo 21 orang,
ibu-ibu PKK 20 orang dari kelurahan Katerban dan Kutoarjo serta Carnival dari SMA Muhammadiyah 20 siswa,” terang Himawan. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
