Tokoh Ubud dan 3 Veteran RI di Bali Terima Tanda Penghargaan Bintang LVRI

oleh
Anak Agung Gde Raka menerima pengalungan Anugerah Tanda Penghargaan Bintang Kehormatan Legiun Veteran RI - foto: Koranjuri.com

I Gusti Bagus Saputera, lahir di Denpasar, 17 Januari 1930. Pada masa penjajahan Belanda, I Gusti Bagus Saputera muda bergabung dalam Dewan Perjuangan Rakyat Indonesia dan ikut serta sebagai mata-mata dalam peristiwa Pendaratan Pasukan Gajah Merah NICA di Sanur pada 1946.

Karena keberaniannya tersebut, Presiden Soekarno menganugerahkan tanda jasa pahlawan pada 1958. Kementerian Pertahanan juga telah menganugerahkan gelar kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI kepada beliau pada tahun 2008.

Beliau pernah mengemban tugas sebagai anggota DPRD Bali sejak 1977 hingga 1987 serta menjadi Ketua DPD Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. Saat ini, I Gusti Bagus Saputera menjabat sebagai Ketua LVRI Bali.

Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya menghadiri penganugerahan Tanda Penghargaan Bintang Kehormatan Legiun Veteran RI – foto: Koranjuri.com

Jero Wilaja, lahir di Tabanan, 12 Februari 1932. Pada tahun 1945 Jero Wilaja berjuang di Buleleng sebagai Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dapur Umum.

Pejuang perempuan ini mendapatkan penghargaan Veteran Pejuang RI pada tahun 1982. Saat ini, Jero Wilaja menjabat ketua DPC LVRI Kota Denpasar dan Ketua Wirawati Catur Panca Wanita Pejuang 45.

Ari Dwipayana