KORANJURI.COM – Wayan ‘Gendo’ Suardana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Perguruan Kushinryu M. Karatedo Indonesia (KKI) Pengurus Provinsi Bali.
Pemilihan dilakukan dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Denpasar, Sabtu, 7 Februari 2026. Selain memilih Ketua Umum, Musprov KKI juga memilih Ketua Majelis Sabuk Hitam dan Ketua Dewan Guru KKI Bali periode 2026-2030.
Sebagai Ketua Umum baru, Gendo mengatakan, pengalamannya di organisasi akan digunakan untuk membangun KKI Bali. Terutama, dalam tata kelola organisasi, berdaptasi dengan jaman, berbasis keilmuan dan perkembangan teknologi.
“Tidak bisa dipungkiri, aman semakin maju, IT mendominasi dan sains terus berkembang. Saatnya tata kelola organisasi berbasis teknologi dan berbasis keilmuan,” kata Gendo.
Menurutnya, di organisasi KKI tersedia sumber daya manusia yang melimpah untuk mendukung gagasan besarnya selama 4 tahun kedepan.
Dirinya tidak mengkhawatirkan prestasi yang akan diraih oleh KKI Bali. Sistem yang ada sudah mapan dan sebagai Ketua Umum yang baru, Gendo hanya memastikan kepengurusan yang baru mampu menjadi support system.
”Saya optimis gagasan ini dapat tercapai karena SDM di KKI Bali sangat banyak dan melimpah,” kata Gendo.
Dalam Musprov itu terpilih R. Ardi Ganggas, sebagai Ketua Majelis Sabuk Hitam dan I Gede Ariana, sebagai Ketua Dewan Guru.
Musprov dihadiri oleh utusan dari 9 Pengurus Kabupaten/Kota se Bali sebagai pemegang hak suara dan 3 Dojo Unit Khusus.
9 Pengurus Kota/Kabupaten memiliki hak suara dan hak memilih. Semua hadir dengan membawa mandat masing-masing.
Sementara, I Made Dana sebagai Ketua Umum KKI Bali sebelumnya, menyampaikan pertanggungjawaban kinerja selama 4 tahun memimpin KKI Bali. (Way)
