KORANJURI.COM – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo Yuli Hastuti menegaskan, bahwa pihaknya akan konsentrasi di Pileg 2024 agar bisa menambah kursi di legislatif, dengan target minimal 9 kursi di DPRD kabupaten.
Jika target minimal itu tercapai, dari Partai Golkar Purworejo bisa secara mandiri mengajukan calon bupatinya di Pilkada 2024 tanpa koalisi.
Hal itu diungkapkan Yuli Hastuti, dalam kegiatan Pendidikan Politik Rapat Koordinasi Pimdes (Rakordes) DPD Golkar Kabupaten Purworejo, Jumat (19/01/2024) di Ganesha Convention Hall.
Dalam kegiatan tersebut juga hadir Ketua Fraksi Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah, Imam Teguh Purnomo (Iim), Ketua Harian Partai Golkar Purworejo Kelik Susilo Ardani, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Purworejo, para caleg Partai Golkar, serta jajaran pengurus tingkat desa dan sejumlah tamu undangan lainnya.
“Sebagai kader, kami harus tegak lurus dengan arahan dari ketua umum pusat maupun ketua propinsi,” ujar Yuli Hastuti, yang kini menjabat sebagai Bupati Purworejo ini.
Sebagai partai pendukung Paslon capres no 2 Prabowo-Gibran, berdasarkan survei Litbang Kompas terakhir bahwa pasangan ini mencuri suara di Jateng Dapil VI, Yuli Hastuti berharap survei itu benar
Terkait pencalonannya di Pilkada 2024, Yuli Hastuti mengaku belum memiliki pandangan calon yang akan mendampinginya, karena hal itu juga ditentukan oleh tim.
“Target di pileg minimal 9 kursi agar kita bisa mandiri tanpa koalisi,” tandas Yuli Hastuti.
Pada kesempatan tersebut, Imam Teguh Purnomo (Iim), sebagai perwakilan dari DPD Partai Golkar Propinsi Jateng menyampaikan di hadapan para peserta Rakordes, sebagai kader Golkar akan diuji, bagaimana pada 14 Februari 2024 nanti, apakah bisa memenangkan pertarungan Partai Golkar di pileg maupun Pilpres.
Karena, kata Iim, dalam Pilpres Partai Golkar mendukung Paslon 02 Prabowo-Gibran dan menginginkan bisa menang satu putaran. Untuk menuju satu putaran, masih ada kekurangan 2 persen, karena untuk kemenangan pilpres ini 50 persen plus 1.
“Dari survei, kita masih ada di angka 49 persen,” ungkap Iim.
Dengan sisa waktu 28 hari, Iim yakin dengan para kader Partai Golkar Purworejo akan bisa turut serta memenangkan pasangan capres Prabowo-Gibran. Itu merupakan target dari DPP yang harus diamankan.
“Di pileg 2024, Kita wajib memenangkannya dengan target di kursi DPRD kabupaten 12. Ya minimal 9 kursi,” jelas Iim.
Iim juga mengungkapkan, bahwa beberapa waktu lalu dirinya bersama Ketua Partai Golkar Purworejo Yuli Hastuti dan Sekertaris Heru Kusumo dipanggil DPP untuk menerima surat mandat sebagai calon bupati Purworejo.
Iim menegaskan, siapapun yang diberikan rekomendasi nantinya harus saling bahu membahu untuk memenangkan pileg supaya Partai Golkar menang dan mendapatkan Bupati Purworejo.
Dalam surat rekomendasi itu, terang Iim, masing-masing punya tugas harus siap memenangkan pileg, harus siap memenangkan Pilpres dan siap meraih kemenangan di pilkada.
“Ini nanti akan terus berlanjut, karena tahapan pilkada dimulai bulan Juni 2024,” kata Iim. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
