Tanamkan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan, SMPN 38 Purworejo Adakan LDK

oleh
Endang Wahyundari, S.Pd., M.Pd., Kepala SMPN 38 Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk menanamkan karakter dan jiwa kepemimpinan bagi pengurus OSIS, SMPN 38 Purworejo yang beralamat di Bakurejo, Grabag mengadakan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) selama dua hari, Sabtu (24/09/2022) dan Senin (26/09/2022).

Berbagai agenda sudah dipersiapkan selama LDK, yang diikuti oleh 30 pengurus OSIS masa bakti 2022/2023 hasil pemilihan pada Agustus 2022 lalu, dengan ketua terpilih Ananta Wijaya dari kelas 8 A.

Dijelaskan oleh Endang Wahyundari, S.Pd., M.Pd., Kepala SMPN 38 Purworejo, LDK dibuka pada Sabtu (24/09/2022), dan diawali dengan latihan PBB (Peraturan Baris Berbaris), bekerjasama dengan Polsek Grabag.

“Jadi konsep kita, dengan latihan baris-berbaris itu ada rasa disiplin dan rasa percaya diri,” jelas Endang, Senin (26/09/2022).

Para pengurus OSIS SMPN 38 Purworejo berfoto bersama usai LDK – foto: Sujono/Koranjuri.com

Usai pemberian materi PBB dengan teori dan praktek, dilanjutkan dengan outbound di Pantai Ketawang. Materi yang diberikan dalam outbound, tentang mindset leader, sharing of test dan dinamika kelompok.

Kegiatan dalam outbound ini, jelas Endang, dikemas dalam bentuk permainan. Dengan konsep permainan ini, anak-anak bisa mendapatkan satu pembelajaran, bagaimana dia menjadi seorang pemimpin yang baik dan menjadi seorang yang bisa dipimpin dengan baik.

“Jadi bisa saling memberi dan saling menerima . Harapan kami seperti itu,” kata Endang.

Teknisnya, ungkap Endang, sebelum permainan dimulai, dari peserta LDK tadi dibentuk kelompok-kelompok. Lalu ditawarkan siapa yang menjadi pemimpin. Dia ini yang memegang komando dan menghandle teman-teman dalam kelompoknya.

Disitu, diberikan satu permasalahan dengan bentuk permainan. Solusi atau pemecahan masalahnya seperti apa, silakan dimusyawarahkan kelompok. Dari situ hasilnya dipertandingkan dengan kelompok lainnya.

Di hari kedua, Senin (26/09/2022), kegiatan LDK diawali upacara bendera dengan Pembina dari Polsek Grabag, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan untuk pembentukan pasukan pengibar bendera sekolah.

“Dari Tim pengurus OSIS itu kita kemas seperti Paskibra. Jadi ada yang membawa bendera, ada pasukan pengiringnya, seakan-akan seperti Paskibra Sekolah,” ujar Endang sambil berharap, mereka bisa lebih percaya diri dan bisa membawa pengaruh ke teman-temannya lebih baik.

LDK bagi siswa, menurut Endang, sangatlah penting. Karena pada saat LDK itu menerapkan atau menanamkan karakter yang diharapkan pada seorang pemimpin. Karena para siswa itu adalah harapan dan generasi penerus untuk melanjutkan kepemimpinan di masa yang akan datang, sehingga dirinya harus tahu karakter apa yang harus ada pada seorang pemimpin.

“Tujuannya ya penanaman karakter. Kita kepingin memasukkan karakter biar anak itu tahu, nanti bisa meresapi sampai akhirnya dia bisa explore melaksanakan, sehingga dia bisa memberikan satu pengaruh positif ada teman-teman yang lain,” terang Endang.

Karakternya diharapkan dari LDK ini, disiplin, kerjasama, kemudian saling toleransi, berpikir kritis dan kreatif. Karena dalam permainan itu anak dituntut untuk berpikir cepat, kemudian inovasi bagaimana caranya. Ending dari LDK ini, pada pembentukan Profil Pelajar Pancasila, karena disitu siswa dituntut juga untuk kreatif, inovasi, gotong royong.

“Harapannya anak-anak yang kita gembleng di LDK itu bisa memahami, menerapkan kemudian bisa mengaplikasikan ke teman-teman yang lain sehingga harapannya anak-anak di SMPN 38 Purworejo ini mempunyai satu budaya, sesuai yang diharapkan karakter yang ada di profil pelajar Pancasila. Jadi kita sedikit demi sedikit belajar untuk mendisiplinkan anak dari dalam diri mereka sendiri,” pungkas Endang. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS