Siswa dan Guru SMKN 3 Denpasar Tampilkan Tarian Sakral Saat Piodalan Sarawasti

oleh
Tari Topeng yang merupakan tarian sakral ditampilkan saat upacara piodalan Saraswati di Pura Saraswati Stana SMKN 3 Denpasar, Sabtu, 6 September 2025 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Umat Hindu di Bali merayakan hari Saraswati yang merupakan hari suci turunnya ilmu pengetahuan. Terutama, untuk para siswa umat Hindu merayakan piodalan Saraswati di sekolah masing-masing.

Di SMK Negeri 3 Denpasar, persembahyangan digelar di Pura Saraswati Stana yang merupakan pura sekolah. Siswa, guru dan warga sekolah terlibat dalam prosesi sakral selama rangkaian persembahyangan.

Seluruh penampilan seperti tari rejang, tari topeng yang sakral hingga pembuatan sesaji melibatkan siswa dan guru.

Kepala SMK Negeri 3 Denpasar Anak Agung Bagus Wijaya Putra mengatakan, Dewi Saraswati merupakan manifestasi dari Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Bagi umat Hindu Dewi Saraswati lambang dari ilmu pengetahuan dan kesadaran. Sosok yang digambarkan sebagai wanita cantik itu dimaknai sebagai, siapa saja yang menguasai ilmu pengetahuan akan terlihat cantik,

“Seluruh siswa yang beragama Hindu kita libatkan dalam Piodalan Saraswati ini. Termasuk, guru dan warga sekolah. Seperti terlihat, tari-tarian dan penabuh gamelan dilakukan oleh guru dan siswa,” kata Agung Bagus Wijaya Putra, Sabtu, 6 September 2025.

Dijelaskan, Dewi Saraswati memiliki empat tangan dengan memegang simbol-simbol penting. Simbolisasi empat tangan itu masing-masing memegang, Pustaka Suci simbol pengetahuan, Teratai lambang kesucian ilmu pengetahuan.

Tangan yang lain memegang alat musik sebagai lambang seni yang indah selaras dengan pemikiran di dalam kehidupan. Serta, tasbih atau gemitri, ilmu yang kekal abadi.

Ditambah lagi, sosok hewan angsa yang melambangkan kebijaksanaan dalam membedakan baik dan buruk.

“Hari Saraswati diperingati setiap enam bulan sekali pada saniscara umanis wuku watugunung. Ini diperingati untuk memaknai dan ungkapan terima kasih atas ilmu pengetahuan yang diturunkan kepada umat manusia oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya. (Way)