KORANJURI.COM – Pantai Pandawa di Kutuh, Kuta Selatan, jadi venue yang menantang untuk para pelari Zinc Travel Run 2025 pada Minggu, 9 November 2025 mendatang.
Lintasan trail run yang dihadapi para peserta memberikan handicap tersendiri. Track dengan jalur menanjak dan turunan tajam serta lintasan berpasir di sepanjang pantai, harus dihadapi untuk mencapai garis finish.
Tantangan yang ada semakin lengkap dengan track melintasi bebatuan padas yang menjulang di kawasan pantai Pandawa.
Brand Manager Zinc Shampoo Steven Sean mengatakan, pihaknya mentargetkan peserta sebanyak 2.000 peserta. Menurutnya, jumlah yang ditargetkan itu sesuai dengan kondisi medan yang ada.
“Tidak terlalu menumpuk, juga tidak terlalu longgar, peserta masih nyaman berlari melintasi track yang ada,” kata Steven di Badung, Rabu, 9 Juli 2025.
Ada tiga kategori track yang disiapkan yakni 7K, 14k dan 34K. Steven menambahkan, lintasan Zinc Travel Run 2025 cukup mengasah mental para peserta.
Namun, di sisi lain pantai Pandawa dengan tebing ikonik akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan untuk para pesertanya.
“Masyarakat yang ingin mendaftarkan diri sebagai peserta dapat mengunjungi website www.zinctrailrun.com dengan memilih tiga kategori track yang ditawarkan yaitu 7K, 14k dan 34K,” kata Steven.
Sementara, perintis kawasan wisata Pantai Pandawa I Nyoman Mesir mengatakan, tekstur pasir di Pandawa lebih kasar berbeda dengan pasir seperti di pantai Kuta yang halus.
Tekstur pasir yang kasar seperti itu, kata Nyoman Mesir, akan menyulitkan langkah kaki karena begitu menginjak akan terbenam di pasir.
“Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan lari ini, apalagi ada kategori hingga 34K, kegiatan ini secara tidak langsung mempromosikan pantai Pandawa,” kata Mesir.
Dia menjelaskan, lintasan tanjakan dan turunan yang ada di kawasan Desa Kutub juga cukup banyak. Menurut Mesir, tidak semua akses jalanannya bagus. Tapi ada jalan setapak yang belum diaspal atau masih alami jalan tanah.
Zinc Trail Run yang dapat dikategorikan sebagai olahraga menantang ini mengangkat tema ‘Dare to be More’. (Way)
