PTM Penuh di SMK PGRI 3 Denpasar, Satgas Covid Sekolah Berfungsi Optimal

oleh
Kepala SMK PGRI 3 Denpasar I Nengah Madiadnyana - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pembelajaran Tatap Muka secara penuh di SMK PGRI 3 Denpasar hingga hari ketiga berjalan lancar. Siswa mengikuti pelajaran dengan disiplin mengikuti protokol kesehatan.

Saat beristirahat pun, para siswa tidak membuat kerumunan dan menjaga jarak satu sama lain. Penerapan prosedur dasar pun terlihat dari penggunaan masker sepanjang mereka berada di dalam sekolah.

Kepala SMK PGRI 3 Denpasar I Nengah Madiadnyana mengungkapkan, kembalinya sekolah tatap muka ini patut disyukuri. Mengingat, hal itu menjadi salah satu indikasi bahwa covid-19 mulai melandai.

“Meski masih ada pembatasan, terutama di jam belajar, tetap harus disyukuri. Penerapan protokol kesehatan juga harus dijalankan secara ketat, dan kami disini sudah melakukan aturan sesuai SKB 4 Menteri,” kata Madiadnyana, Rabu, 5 Januari 2022.

Secara teknis, penyesuaian sekolah tatap muka ini menjadi edukasi aktifitas di era normal baru. Meski seluruh siswa diijinkan ke sekolah, tapi tetap dibatasi waktu belajar selama 6 jam pelajaran.

Selain itu, sebagai sekolah kejuruan, pihaknya sebelumnya juga telah menerapkan kegiatan praktek kerja industri (prakerin) secara tatap muka. Dari evaluasi yang dilakukan selama prakerin tidak terjadi kasus terkonfirmasi yang menimpa anak didiknya.

Sejak pandemi berlangsung hingga sekarang, kata Madiadnyana, pihaknya juga membentuk Satgas Covid-19 di sekolah. Fungsi dan tugas Satgas Covid-19 sekolah itu tetap dioptimalkan sampai sekarang.

“Sedikit ganjalan saja disini, dalam aturan tidak diperbolehkan ada kantin sekolah yang buka. Sebagai gantinya kita sudah berikan surat kepada wali siswa agar membekali anaknya dengan makanan,” ujarnya.

Di tengah ancaman varian Omicron yang berkembang sekarang, Madiadnyana berharap pembelajaran tatap muka penuh ini tidak terganggu. Dengan demikian, di bulan April siswa dapat mengikuti ujian kompetensi keahlian (UKK). (Way)