KORANJURI.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencapai indeks tertinggi dalam Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik, dan Keamanan, Kementerian Dalam Negeri bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Sekjen PKS Muhammad Kholid mengatakan, dua kali berturut-turut PKS meraih IIPP tertinggi, tahun 2024 dan 2025. Tahun ini, PKS mendapat nilai di atas rata-rata nasional sebesar 71.
“Alhamdulillah, atas kerja seluruh kader dan pengurus, PKS hari ini mempertahankan, tahun sebelumnya kita juga mendapatkan penghargaan terbaik dan tahun ini juga mendapatkan hal yang sama,” kata Muhammad Kholid di Badung, Bali, Rabu, 11 Februari 2026.
Tahun ini, penilaian terhadap pengukuran IIPP mengalami penurunan. Terutama, pada bidang keuangan partai mengalami penurunan signifikan, dari 60% di tahun 2024 menjadi 44,5% di tahun 2025.
Menurut Kholid, kondisi itu perlu disikapi dengan penguatan pengelolaan partai. Integritas partai politik dan tata kelola yang baik jadi faktor utama merawat kepercayaan publik.
“Kalau dukungan publik semakin kuat kepada parpol maka akan melahirkan kepemimpinan strategis di seluruh level,” kata Kholid.
Pengelolaan partai tak lepas dari kondisi keuangan. Bantuan keuangan kepada partai dari pemerintah menurut Kholid, masih jauh dari negara lain yang lebih maju.
Pemerintah memberikan bantuan keuangan partai sebesar Rp1.000 per orang per tahun dikalikan dengan jumlah perolehan suara dalam Pemilu. Uang APBN untuk partai itu 60% digunakan untuk pendidikan politik dan 40% untuk biaya pendukung.
“Timbal balik itu harus ada, bahwa negara juga peduli dengan keuangan partai. Karena mengelola partai ini tidak murah dan tidak mudah,” kata Kholid.
Sekjen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Cahya Hardianto Harefa menambahkan, bantuan politik (Banpol) APBN senilai Rp1.000 itu berlaku sejak Pemilu 2019 hingga sekarang.
Menurutnya, nilai integritas partai politik tidak semata diukur dengan uang. Di luar Banpol, parpol diharapkan jadi teladan.
“Seperti kita tahu, parpol adalah produsen dari para pimpinan di negara ini. Harapannya, kader parpol yang ditempatkan di berbagai tempat dapat menularkan integritas yang baik,” kata Cahya. (Way)
