Peringati Harganas, Kodim Purworejo Adakan Pengobatan Jemput Bola

oleh
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, didampingi Bupati Purworejo Agus Bastian, dan Dandim 0708 Purworejo, saat meninjau kegiatan pengobatan gratis di Makodim Purworejo, Rabu (25/7) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Memperingati Harganas (Hari Keluarga Nasional) ke 25, Kodim 0708 melaksanakan kegiatan bakti sosial, dengan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Pengobatan dilakukan di Makodim Purworejo. Dalam kegiatan bakti sosial ini, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berkenan hadir, dengan melakukan peninjauan. Gubernur juga sempat berdialog dengan masyarakat yang tengah berobat.

“Di hari-hari seperti ini, bagaimana kita membahagiakan keluarga. Tapi ada dukungan, bagaimana hidup yang bersih dan sehat. Itu yang penting,” ujar Ganjar Pranowo usai meninjau lokasi pengobatan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0708 Purworejo, Letkol Inf Muchlis Gasim menjelaskan, kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan selama tiga hari, dari Senin (23/7) hingga Rabu (25/7) itu, sebagai bentuk kepedulian sosial, juga dalam rangka memperingati Harganas, yang untuk wilayah Jateng, dipusatkan di Purworejo.

Pihak Kodim sendiri, kata Dandim bekerja sama dengan DKT, RS Budi Sehat, dan Solo Medical, dengan jumlah tenaga kesehatan dan para medis mencapai 40 orang.

Pada hari Senin dan Selasa, ujar Dandim, pengobatan gratis dilakukan di Desa Redin, Gebang, di lokasi TMMD, dengan jumlah peserta mencapai 200 orang.

“Hari Senin penelitian dan penyuluhan. Hari Selasa pengobatan gratis. Dan di hari Rabu ini, bertempat di Makodim,” jelas Dandim.

Menurut Gasim, dalam bakti sosial kali ini, pihaknya melakukan jemput bola. Peserta, tidak dipungut biaya sama sekali. Dalam hal ini, Babinsa di tiap-tiap desa sangat berperan. Dan animo masyarakat sangat tinggi. Dari kuota 250 orang, ternyata yang mendaftar mencapai 400 orang.

Jenis pengobatan yang diberikan, kata Dandim, seperti cek gula darah, asam urat, kolesterol, serta cek kesehatan lainnya, dan akupuntur.

“Jika ada pasien yang perlu tindakan medis lebih lanjut, akan kita rujuk ke RS,” terang Dandim. (Jon)