KORANJURI.COM – Sebanyak 345 siswa kelas XI dari SMK TKM Purworejo, akan melakukan PKL (Praktek Kerja Lapangan) mulai 2 Januari 2023. Mereka ini, berasal dari empat kompetensi keahlian, yakni, Teknik Instalasi Tenaga Listrik (66), Teknik Permesinan (138), Teknik Mekanik Industri (72) dan Teknik Komputer dan Jaringan (69).
Secara simbolis, pelepasan siswa PKL ini ditandai dengan penyerahan siswa oleh Kepala SMK TKM Purworejo, Ki Gandung Ngadina, S.Pd., M.Pd.,. kepada perwakilan DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri) yang diwakili Anton, pimpinan Sanggar Teknik Purworejo, Kamis (23/12/2022).
Dalam pelepasan siswa PKL ini, dari DUDI yang diwakili Hari Purwanto, SE, selaku Marketing, Public Relation, FB Manager Wisma MM UGM Yogyakarta juga memberikan motivasi bagi siswa.
Dalam motivasinya, Hari Purwanto menekankan pentingnya peningkatan Character Building, yang mana hal itu merupakan suatu hal yang mutlak dibutuhkan oleh anak PKL, karena itu suatu embrio ketika mereka memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
Bekal Character Building ini mencakup banyak hal, mulai dari bagaimana attitude itu harus dibangun seperti apa, cara berkomunikasi yang baik, cara berpenampilan dan bagaimana mengimplementasikan bahwa kita harus menjadi orang yang tangguh, yang pantang menyerah, kemudian harus menjadi pribadi yang unggul.
“Kebutuhan-kebutuhan attitude ini sebagai kunci dasar dari calon karyawan. Mereka harus memiliki bekal yang kuat,” kata Hari Purwanto.
Dengan berjalannya waktu, ujar Hari, secara periodik ketika tahu nilai-nilai dasar sebagai seorang pekerja yang baik inilah, ini yang harus menjadi ditanamkan dan itu tak akan terlupakan. Sehingga persiapan menuju ke dunia bekerja itu mereka benar-benar sudah siap. Tanpa itu, akan tertinggal.
“Jadi kita harus bisa menjadi pekerja yang cerdas,” tandas Hari Purwanto di hadapan para siswa.
Terpisah, Ki Gandung menjelaskan, PKL merupakan bagian dari Kurikulum yang wajib dilaksanakan oleh siswa SMK. Para siswa SMK TKM Purworejo ini akan melakukan PKL di internal Purworejo dan luar Purworejo.
“Untuk yang luar Purworejo, siswa ada yang PKL di PT Pindad Bandung dan PT Bukaka Teknik Utama, Bogor, yang beberapa waktu lalu telah melakukan MoU dengan kita,” jelas Ki Gandung.
Tujuan dari PKL ini, menurut Ki Gandung, untuk memberikan satu pemahaman bagi siswa untuk belajar tidak dalam ruangan tapi di suatu perusahan, dimana dalam perusahaan selalu menanamkan kedisiplinan. Hal itu sebagai bentuk persiapan ketika mereka benar-benar terjun ke dunia kerja sesungguhnya. Dengan PKL juga memberikan pemahaman tentang wirausaha.
“Karena sekarang ini, lulusan SMK didorong untuk berwirausaha. Jadi berwirausaha lebih diutamakan, baru setelah itu sekolah atau bekerja,” ungkap Ki Gandung, yang didampingi Waka Humas, Kusmono, S.T., sambil menyebut, diharapkan setelah mengikuti PKL, anak-anak memahami dan mengerti tentang dunia usaha, sehingga bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan mereka.
Ki Gandung juga berpesan, selama mengikuti PKL, siswa menaati tata tertib dimana mereka PKL, selalu disiplin, mengikuti apa yang menjadi petunjuk dari perusahaan dan berkarakter baik. Dengan karakter baik, diharapkan perusahaan akan merekrutnya atau akan memberikan bantuan untuk wirausaha.
“Jaga nama baik sekolah, orangtua dan daerah. Ikuti tata tertib yang ada di industri,” pesan Ki Gandung.
Kusmono menambahkan, dalam PKL ini, dilaksanakan selama 6 bulan, dan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama selama 3 bulan, dilaksanakan dari bulan 2 Januari – 30 Maret 2023. Tahap kedua, dilaksanakan mulai pertengahan bulan Juni – September 2023.
“Dari jumlah peserta PKL, rinciannya 329 putra dan 16 putri. Lokasi PKL, 67 dalam kota dan 47 di luar kota. Mereka tidak dipungut biaya,” pungkas Kusmono. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
