KORANJURI.COM – Dua medali dibawa pulang tim Biliar Bali dari ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) 2026 di Jakarta.
Dari sembilan pebiliar yang dikirim POBSI Bali dibawa pimpinan ketua umumnya, dr Laksmi Duarsa, Bali berhasil mengoleksi satu perak dan satu perunggu berkat sumbangsih Putu Edi Wirawan alias Kingkong.
Sekeping perunggu lebih dahulu diperoleh Edi Wirawan dari kategori Snooker Six Reds Single. Tak lama kemudian, Edy alias Kingkong kembali merebut medali perak di laga final melawan wakil Kalimantan Selatan, Gebby Adi Wibawa Putra.
Skor final keduanya adalah 2-3 untuk keunggulan Gebby, yang membuat Kingkong gagal membawa emas ke Bali dari nomor Snooker 15 Reds Single.
Dari kesaksian Sekretaris Umum POBSI Bali, Welly Sudarmo yang melihat langsung penampilan Kingkong di final, jika sejak awal Kingkong dan Gebby sejatinya saling mengejar, namun pada set kelima Kingkong melakukan kesalahan kecil, yang akhirnya dimanfaatkan lawan untuk mencuri kemenangan.
“Dari awal keduanya bersaing ketat, tapi terus terang kesalahan terakhir itu di set kelima dimana kita lihat Kingkong melakukan kesalahan dan dimanfaatkan Gebby dengan maksimal,” ungkap Welly.
Dengan raihan satu perak dan satu perunggu ini juga menempatkan Bali di peringkat sembilan besar Nasional dalam Kejurnas kali ini. Ketua Umum Pengprov POBSI Bali dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Sp. KK mengapresiasi perjuangan tim biliar Bali pada Kejurnas kali ini.
Ajang ini menurutnya menjadi momentum yang baik bagi atlet-atlet biliar Bali untuk menguji performa dan menambah pengalaman bertanding sebelum menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027 mendatang.
“Bertemu dengan pemain daerah lain kita bisa melihat seberapa jauh kekuatan mereka bertanding di Pra PON. Ini ajang untuk menguji kekuatan kita, sejauh mana kemampuan kita bisa bermain,” ungkapnya.
Setelah Kejurnas ini, Pengprov POBSI Bali tetap akan memantu perkembangan para atlet. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan tim pelatih, sambil menanti arahan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali terkait pelaksanaan Pelatda Jangka Panjang menuju PON 2028 di NTB dan NTT. (Yan Daulaka)
