Mudahkan Pelayanan, PDAM Purworejo Luncurkan Aplikasi ‘SAPA Purworejo’

oleh
Untuk memudahkan pelayanan, PDAM Purworejo kini telah meluncurkan aplikasi 'SAPA Purworejo', yaitu Sistim Aplikasi Air Minum PDAM Purworejo yang bisa diunduh di play store - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk memudahkan pelayanan, PDAM Purworejo kini telah meluncurkan aplikasi ‘SAPA Purworejo’, yaitu Sistim Aplikasi Air Minum PDAM Purworejo yang bisa diunduh di play store.

Aplikasi ini untuk memudahkan pelanggan dalam hal pelayanan, meliputi info rekening air, pengaduan, sambung baru, pemesanan tangki air, baca meter mandiri, permohonan ganti nama dan info terbaru terkait PDAM.

“Aplikasi ini juga memudahkan pelanggan yang berada di luar kota. Dia bisa mengecek berapa tagihan air dan membayarnya, tanpa harus ke kantor,” jelas Direktur PDAM Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, Rabu (30/11/2022).

Pelanggan maupun masyarakat, kata Hermawan, juga bisa menyampaikan pengaduan/keluhan ataupun informasi terkait pelayanan, gangguan jaringan, pipa bocor atau lainnya. Dari PDAM Purworejo selalu siap 24 jam melayani dan menindaklanjuti.

Menurut Hermawan, soft launching untuk aplikasi SAPA Purworejo telah dilakukan secara internal dan kepada relasi serta jejaring PDAM.

“Untuk grand launching kita lakukan di acara jalan sehat dalam rangka HUT PDAM Purworejo ke 48 pada Minggu (11/12/2022) mendatang di alun-alun Kutoarjo,” kata Hermawan.

Disampaikan, bahwa dalam jalan sehat tersebut dari panitia sudah menyiapkan banyak hadiah, dengan hadiah utama sepeda motor. Sebagai pengenalan, syarat untuk bisa mendapatkan hadiah utama ini, peserta harus sudah memiliki/mengunduh aplikasi SAPA Purworejo.

“Kenapa launching diadakan di alun-alun Kutoarjo? Karena PDAM Purworejo saat ini lebih ke ekspan daerah Purworejo sebelah barat, seperti Kemiri, Pituruh, Butuh, Bayan dan Grabag,” ungkap Hermawan.

Dalam rangka untuk pengembangan ini, khususnya untuk wilayah Butuh dan Grabag, dari PDAM tengah mengadakan real data survey (RDS) door to door, ke 45 desa, dengan sasaran 5 ribu warga. Air yang menuju Grabag, Butuh hingga Ngombol nantinya diambil dari IPA Jembangan. Program ini kerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Bersih Tirta Utama propinsi.

Tahap RDS ini, terang Hermawan, akan berjalan hingga awal 2023. Jika masyarakat antusias, di pertengahan 2023 hingga 2024 mulai pemasangan Jaringan Distribusi Utama dan jaringan distribusi ke pelanggan atau rumah. Nantinya dijatah air 50 liter/detik dengan asumsi untuk 5 ribu pelanggan.

Disebutkan, ekspansi dilakukan supaya wilayah Purworejo bagian barat ke selatan tercover. Calon pelanggan juga lebih dimudahkan dengan adanya paket murah untuk pemasangan baru dengan cara mengangsur.

“Kita mengupayakan 4K, kualitas air yang bagus, kontinyunitas, kuantitas dan keterjangkauan. Dengan biaya murah masyarakat bisa mendapatkan air sehat, bersih tanpa bakteri sesuai Permenkes,” pungkas Hermawan. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS