LSPR Institute: Unggahan Komunikator Laras Faizati Khairunnisa Tak Terkait Sikap Lembaga

oleh
Rektor LSPR Institute Associate Profesor Dr. Andre Ikhsano - foto: Ist.

KORANJURI.COM – Lembaga pendidikan LSPR Institute mengakui Laras Faizati Khairunnisa atau LFK yang jadi tersangka ajakan perusakan Mabes Polri saat terjadi ricuh demonstrasi di Jakarta, merupakan salah satu alumni.

Namun, Rektor LSPR Institute Associate Profesor Dr. Andre Ikhsano mengungkapkan, unggahan Laras di akun medsos pribadinya tidak mewakili sikap resmi lembaga pendidikan LSPR Institute.

“Itu semata-mata mewakili pendapat pribadinya dan tidak mencerminkan nilai-nilai inti serta prinsip-prinsip yang telah kami ajarkan selama puluhan tahun,” kata Andre, Jumat (5/9/2025).

“Laras memang pernah menempuh pendidikan di tempat kami dan sudah menyelesaikan kuliahnya. Pada saat unggahan tersebut dibuat, Laras sudah bukan sebagai mahasiswa LSPR,” kata Andre.

Menurutnya, sivitas akademika yang terdiri dari ribuan mahasiswa, dosen, staf, dan alumni berdedikasi pada penggunaan komunikasi yang konstruktif, bukan untuk memicu perpecahan.

“Kami secara tegas menolak dan tidak setuju dengan segala bentuk ujaran kebencian dan hasutan untuk melakukan kekerasan,” ujarnya.

Menurutnya, kurikulum LSPR secara konsisten menekankan pentingnya etika profesi, tanggung jawab sosial dan dampak komunikasi dalam wacana publik.

Andre mengatakan, seorang komunikator punya tanggungjawab kompleks di tengah media digital yang semakin kompleks.

Konsekuensi hukum yang saat ini tengah berjalan diharapkan dapat terselesaikan dengan adil.

“LSPR menaruh kepercayaan penuh pada proses hukum yang sedang berjalan dan berharap kasus ini dapat diselesaikan dengan adil,” kata Andre.

Dia mengatakan, LSPR Institute akan segera meluncurkan serangkaian kegiatan, kampanye dan seminar yang berfokus pada tanggung jawab digital dan wacana publik yang sehat.

Inisiatif ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsekuensi etis dan hukum dalam berkomunikasi di era digital. (Way)