KORANJURI.COM – Tradisi menyalakan mercon kembali memakan korban. Sebuah ledakan hebat menghancurkan teras rumah milik Rokhiman di Desa Tasikmadu, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo pada Jumat (20/03/2026) sore. Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka serius.
Ledakan bermula di teras rumah warga RT 001 RW 001 tersebut. Kekuatan ledakan tidak hanya merusak konstruksi bangunan, tetapi juga melukai warga yang berada di sekitar lokasi.
Berdasarkan data kepolisian, berikut adalah rincian kondisi para korban. MRP, mengalami luka bakar cukup luas di sebagian tubuh dan tengah menjalani perawatan intensif di RS Palang Biru.
KVN, mengalami luka kulit mengelupas di area wajah, tangan kanan, dan kaki kanan. Saat ini dirawat di RSUD Prembun. AKL, FF, dan AB, mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh. Ketiganya sempat dilarikan ke RSUD Prembun namun kini telah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.
Menanggapi laporan warga, tim SPKT dan personel identifikasi Polres Purworejo segera mengamankan lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Di lokasi kejadian, petugas menemukan bukti-bukti kuat berupa sisa-sisa bubuk mesiu atau bahan peledak mercon serta gulungan kertas mercon berukuran besar yang belum sempat meledak.
Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, menegaskan bahwa pihaknya telah berulang kali memberikan edukasi mengenai bahaya petasan melalui radio, media sosial, maupun sosialisasi langsung.
“Selain berbahaya bagi keselamatan, penggunaan mercon juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas. Kami meminta sinergitas masyarakat untuk menjaga Kamtibmas,” ujar AKBP Windy, Sabtu (21/03/2026)
Beliau juga mengingatkan warga untuk tidak ragu melaporkan aktivitas pembuatan atau penggunaan mercon ilegal melalui Call Center Polri di nomor 110.
Saat ini, Polres Purworejo masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui asal-usul bahan peledak tersebut dan menentukan langkah hukum selanjutnya bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab. (Jon)
