KORANJURI.COM- Pada acara Dies Natalis ke-55, Universitas Dharma (UNDHA) AUB Surakarta digelar pula pameran produk UMKM masyarakat sekitar dan produk UMKM para mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis. Kegiatan digelar di Gedung Garuda Kampus II UNDHA AUB Surakarta, Sabtu, 17 Februari 2024.
Melalui tema ‘AUB Bersatu Berkembang menjadi Bunga Dunia’ UNDHA AUB mengajak civitas akademika membangun kembali masa kejayaan, serta menjadikannya sebagai bunga dunia.
Dalam keterangannya Wakil Rektor II Universitas Dharma AUB Surakarta, Drs. Nurbiyantoro, Sp., MM mengatakan, rangkaian acara Dies Natalis ke-55 merupakan implementasi dari filosofi Pancasila.
Dimana, Pancasila dipakai sebagai dasar oleh Yayasan Karya Dharma Pancasila, sebagai badan penyelenggara perguruan tinggi Universitas Dharma AUB Surakarta dalam memberikan arahan, petunjuk dan harapan, bahwa perguruan tinggi UNDHA AUB harus mengimplementasikan pengamalan ruh Pancasila dalam program kegiatan belajar mengajar.
Oleh sebab itu diejawantahkan di Fakultas Ekonomi Bisnis, salah satunya dengan menggelar pameran hasil usaha UMKM milik masyarakat sekitar dan para mahasiswa. Mereka akan di bantu legalitas usahanya melalui inkubator bisnis UNDHA AUB yang di launching pada Dies Natalis ke-55.
Ditambahkan Nurbiyantoro, perekonomian disusun berdasarkan kemauan rakyat, keinginan rakyat dan kehendak rakyat. Oleh sebab itu, perguruan tinggi UNDHA AUB harus mampu memberikan kontribusi untuk masyarakat sekitar, khususnya masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
“Agar mereka dapat hidup dengan layak,” kata Nurbiyantoro.
Salah satu pengejawantahan yang dilakukan yakni melalui mata kuliah kewirausahaan. Usaha di sini tidak hanya praktisi saja, tapi juga landasan teori yang jelas, sehingga bisa mengantarkan produk usaha untuk bisa diinkubasi.
Dari hasil uji lab tersebut, produk wirausaha dapat diketahui sehingga bisa bersaing dan diminati masyarakat. Dengan demikian, maka perguruan tinggi dapat menjadi sarana untuk mempertemukan calon produsen dengan produsen dan calon konsumen dengan konsumen.
Wakil Rektor II berharap, para lulusan UNDHA AUB Surakarta tidak hanya sebagai pencari pekerjaan, tapi juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan dari apa yang sudah didapat di perguruan tinggi. Untuk mencapai ekonomi berdikari bagi dirinya sendiri, tidak tergantung pada orang lain.
Jika alumni bisa menghidupi dirinya sendiri, maka akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk belajar di UNDHA AUB Surakarta.
“Sehingga belajar di UNDHA AUB tidak sia-sia,” ujarnya.
Pada Dies Natalis ke-55, UNDHA AUB juga melaunching inkubator bisnis untuk produk UMKM milik masyarakat sekitar seperti, kerajinan sangkar burung, makanan ringan dan wirausaha lainnya. (Tok)
