KORANJURI.COM – Kacabdin Pendidikan Wilayah VIII Jateng, Dr. Nikmah Nurbaity, S.Pd., M.Pd.BI., secara seremonial meresmikan gedung baru SMK PK (Pusat Keunggulan) di SMK Kesehatan Purworejo.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kacabdin, disaksikan Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, Sos.,M.Pd., dua pengawas SMK Bani Mustofa, M.Pd., dan Achmad Chamdani, S.Pd, M.Pd., para pengurus Yayasan Bina Tani Bagelen, Ketua Komite, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Usai peresmian, Kacabdin menyempatkan diri berkeliling meninjau sejumlah ruangan gedung baru SMK PK tersebut.
Peresmian gedung baru SMK PK itu menjadi momen penting, yang dilakukan dalam puncak peringatan Milad ke-9 SMK Kesehatan Purworejo, Rabu (01/03/2023), yang diawali dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti seluruh keluarga besar SMK Kesehatan Purworejo.
Dalam kesempatan tersebut, Nikmah Nurbaity mengucapkan Selamat atas Milad ke-9 SMK Kesehatan Purworejo. Menurutnya, sungguh prestasi yang luar biasa, di usia yang baru 9 tahun, sekolah ini sudah menjadi SMK Pusat Keunggulan dan SMK Pemadanan.
“Ini keren, karena banyak sekali sekolah yang ingin mencapai Sekolah PK dan Pemadanan tapi tak mendapatkan kesempatan itu,” ujar Nikmah.
Tentu saja, kata Nikmah, ada tantangan yang lebih tinggi juga dengan diraihnya prestasi tersebut. Tantangan-tantangan yang lebih tinggi itu juga harus dicapai, seperti bagaimana menjadikan siswa-siswanya unggul, kurikulumnya unggul, kepala sekolahnya unggul, yayasannya unggul, karyawannya unggul, juga program-programnya unggul.
“Karena pusat keunggulan kok tidak unggul, kan menjadi sebuah pertanyaan besar,” kata Nikmah.
Harapannya, sebut Nikmah, dengan diraihnya Pusat Keunggulan dan SMK Pemadanan, SMK Kesehatan Purworejo bisa menjadi sekolah yang memberikan layanan. Dan disini agak khas, karena tidak banyak sekolah kesehatan.
“Harapannya ini menjadi barometer yang keren untuk Purworejo sehingga nanti bisa menghasilkan lulusan-lulusan di bidang kesehatan yang handal, terampil, mumpuni dan juga memiliki budaya kerja yang bagus,” ungkap Nikmah.
Atas diresmikannya gedung baru SMK PK tersebut, Nuryadin berharap, hal itu bisa menambah spirit baginya beserta tim, baik itu siswa dan guru serta karyawan untuk lebih semangat lagi di dalam mengembangkan sekolah ini.
“Ini akan menambah kepercayaan warga masyarakat Purworejo untuk menyekolahkan putra putri mereka di SMK Kesehatan Purworejo,” ujar Nuryadin, yang tetap minta doa dan dukungan dari semua pihak, kaitannya dengan program SMK PK di anggaran tahun 2023.
Di usia 9 tahun ini, Nuryadin berharap, paling tidak harus lebih baik lagi, karena pihaknya berkomitmen tahun ini harus lebih baik lagi dibanding tahun sebelumnya.
Hal tak jauh beda juga diungkapkan Ketua Yayasan Bina Tani Bagelen, Ir Ari Tiasadi. Menurutnya, di usia 9 tahun sudah nampak bahwa SMK Kesehatan Purworejo ini merupakan sekolah unggul, terbukti dengan akreditasinya A dan juga menerima program sebagai SMK PK dan SMK Pemadanan.
“Ini sesuatu yang luar biasa. Diharapkan tim sekolah makin kompak, semakin bisa berkembang lebih baik, inovatif, kreatif,” kata Ari.
Dia menilai, jika dilihat dari kondisi tempat atau ruang sudah terpenuhi, artinya tinggal menaikkan kwalitas, baik itu kwalitas dari kelulusan, gurunya, dan kwalitas semuanya.
“Dan siswa-siswanya juga bisa diterima di pekerjaan atau belajar di tempat yang diharapkan,” kata Ari.
Terpisah, Waka Humas Ardiyanto Nugroho, S.Si., menjelaskan, dalam puncak peringatan Milad ke-9 tersebut, selain jalan sehat juga dilakukan launching Antologi puisi karya siswa dan guru oleh Kepala Sekolah, yang ditandai dengan pembacaan puisi.
“Dalam memeriahkan milad, kita juga menggelar lomba E-sport Mobile Legend dan lomba Invitasi PMR Madya untuk tingkat SMP,” pungkas Ardi. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
