KORANJURI.COM – IAIAN (Institut Agama Islam An Nawawi) Purworejo menjalin kerjasama dengan dua universitas dari Malaysia, USIM (Universitas Sains Islam Malaysia) dan Universitas Sulthan Zainal Abidin (UNISZA) Trengganu di Malaysia.
Kerjasama yang ditandai dengan penandatanganan MoU itu, menjadi bagian dalam kegiatan Konferensi Karya Ilmiah tingkat internasional yang dilaksanakan di kedua universitas tersebut pada Jum’at (17/03/2023) dan Minggu (19/03/2023).
Pada Konferensi Karya Ilmiah tersebut, dari Indonesia diikuti 48 delegasi dari 27 perguruan tinggi Islam se Jateng yang tergabung dalam FPTKIS (Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Islam Swasta).
Dalam kesempatan tersebut, dari IAIAN Purworejo diwakili H. Sahlan, S.Ag, M.S.I., selaku Wakil Rektor 1 bidang Akademik dan Pengembangan dan Dr. Muhajir,S.H.I., M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
“Pada konferensi itu, para peserta mendiskusikan isu strategis seputar peluang dan kerjasama pendidikan di antara dua negara, yang diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menjangkau lebih banyak kawasan Malaysia,” ujar Muhajir, Selasa (21/03/2023).
Dengan USIM, menurut Muhajir, penandatanganan kerjasama terkait pelatihan produk halal, halal tourism, serta rencana pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, dan karya ilmiah.
Kerjasama dengan UNISZA, kata Muhajir, berisikan tentang penelitian internasional yang dalam 6 bulan kedepan akan segara dilaksanakan, serta pertukaran dosen dan mahasiswa.
“Harapannya dengan kerjasama ini, untuk IAIAN Purworejo khususnya 6 prodi yang dalam persiapan akreditasi, paling tidak ini untuk penambahan nilai poin akreditasi dan meningkatkan kwalitas prodi tersebut,” ungkap Muhajir.
Dijelaskan pula, di sela kegiatan Konferensi Karya Ilmiah di UNISZA Trengganu, Malaysia, juga dilakukan MoU antar perguruan tinggi yang tergabung dalam FPTKIS tersebut, terkait masalah penelitian dan pengabdian masyarakat. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
