KORANJURI.COM – SMA Negeri 5 Denpasar menuntaskan vaksinasi Covid-19 untuk para guru dan karyawan. Selasa (4/5/2021) penyuntikan vaksin tahap kedua dituntaskan. Sampai vaksinasi tahap terakhir, jumlah Guru dan karyawan yang sudah mendapatkan suntikan mencapai 82 persen.
Kepala SMA Negeri 5 Denpasar Cokorda Istri Mirah Kusuma Widiawati mengatakan, penyelesaian vaksinasi bisa segera dikebut. Hanya saja, masih ada sejumlah guru yang tengah sakit sehingga belum bisa mendapatkan suntikan vaksin covid-19.
“Komitmen yang saya pegang, guru dan pegawai harus sudah divaksin dulu, setelah itu baru mengarah ke pembelajaran tatap muka,” kata Cok Widiawati, Selasa, 4 Mei 2021.
Penuntasan vaksinasi itu terkait dengan upaya pemerintah untuk membuka kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang diagendakan akan dilaksanakan di tahun akademik 2021/2022.
Namun, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), sekolah yang belum siap, tetap diperbolehkan untuk melaksanakan pembelajaran daring.
“Sehingga saya akan menyiapkan PTM secara bertahap, dimulai dari simulasi tatap muka,” jelasnya.
Dari sisi sarana protokol kesehatan, sekolah seluas 2 hektar itu telah siap dengan penyediaan wastafel untuk tempat cuci tangan, dan fasilitas pendukung lainnya. Pihak sekolah, kata Cok Widiawati, juga tengah menyiapkan pengadaan 3.000 pieces masker tiga lapis untuk guru dan pegawai.
“Bahwa persiapan untuk membuka kembali belajar tatap muka tidak boleh main-main. Kebutuhan sarana prokes harus betul-betul tersedia, termasuk teknis kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.
Seperti diketahui, Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), mewajibkan sekolah dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi untuk kembali membuka PTM terbatas paling lambat bulan Juli atau tahun akademik 2021/2022. (Way)
