Kegiatan ini, kata Umi, memang untuk menambah pengetahuan generasi Z, terkait dengan budaya Borobudur. Terutama spiritualitasnya, walau agamanya Budha namun kebermanfaatan untuk wilayah sekitar mendukung spiritualitas.
Menurutnya, dengan kegiatan ini mahasiswa semakin paham bagaimana menyelenggarakan sebuah acara. Dan yang paling penting mereka tahu antara budaya, agama, alam dan masyarakat sekitar Borobudur
“Terkait budaya, anak muda juga perlu nguri-uri budaya Jawa dan Borobudur sebagai warisan dunia,” pungkas Umi. (Jon)
