KORANJURI.COM – Forum bisnis dan investasi AALCO ke-61 menekankan pada rezim peraturan perundang-undangan, kebijakan, dan kondisi terkini yang berkaitan dengan iklim usaha di Indonesia khususnya bagi penanaman modal asing.
Mewakili Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Cahyo R. Muzhar mengatakan, forum bisnis diadakan untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan bisnis antar negara-negara Asia Afrika.
“Negara di Asia Afrika harus menjamin kemudahan berbisnis sehingga menarik investor asing untuk berinvestasi,” kata Cahyo, Rabu, 18 Oktober 2023.
Cahyo mengajak negara Asia dan Afrika lebih atraktif dalam menarik investor asing untuk berinvestasi. Salah satunya, dengan cara memutus rantai panjang birokrasi dengan memperhatikan segala aspek. Agar nantinya kemudahan tersebut tidak disalahgunakan untuk kegiatan kriminal.
“Dalam kemudahan tersebut kita harus memastikan sistem dan juga entitas bisnis tidak disalahgunakan untuk kegiatan kriminal. Jadi mempermudah bisnis artinya harus siap menyiapkan kemanan yang seimbang,” jelasnya.
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Cahyo R. Muzhar menambahkan, Indonesia telah melakukan langkah atraktif dalam menarik investor asing. Salah satunya melalui penerbitan Peraturan Pemerintah No 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik melalui Online Single Submission (OSS).
“Hal ini menunjukan komitmen Pemerintah dalam memajukan tingkat kemudahan berbisnis di Indonesia,” kata Cahyo.
Selain itu, Menteri Hukum dan HAM juga telah meluncurkan Transformasi Digital. Semua Unit Kerja yang ada pada Kementerian Hukum dan HAM telah mengimplementasikan komputerisasi dan pelayanan publik berbasis digital. (Way/*)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
