KORANJURI.COM (Mimika) – Maria Natalia Londa (31) benar-benar belum mendapatkan saingan berat di arena lompat jauh Pekan Olahraga Nasional (PON), termasuk di PON XX 2021 Papua.
Seperti pada pertandingan Selasa (5/10/2021) di Mimika Sport Center, Kabupaten Timika. Pelompat berdarah Ende Lio, Flores, peraih emas Asian Games Incheon Korea Selatan 2014 dan emas Sea Games Laos 2019 ini
sukses meraih emas dengan jarak lompatan 6.26 m.
Menariknya lagi, di PON ini, Maria Londa hanya melakukan lompatan 2 kali, dan melepas 4 kali kesempatan lompatan yang diberikan.
Karena, hasil lompatan kedua sudah cukup mengantar Maria Londa meraih medali emas secara beruntun di 4 PON terakhir yang diikutinya sejak PON 2008 di Kalimantan Timur.
Maria Londa mengaku bersyukur, bisa kembali menyumbang medali emas bagi kontingen Bali. Meskipun dirinya sempat khawatir dengan kondisi hujan saat perlombaan berlangsung, namun dirinya tetap fokus dan berhasil merebut medali emas.
“Kalau hujan pandangan kita sedikit terganggu, dan itu juga dirasakan oleh atlet lainnya, jadi saya tetap fokus agar lompatan saya bisa maksimal, Puji Tuhan bisa meraih medali emas,” ungkap Maria Londa.
Sementara itu, medali perak diraih oleh Rohani asal Nusa Tenggara Barat (NTB dengan lompatan sejauh 5.79 meter. Sedangkan medali perunggu direbut pelompat tuan rumah, Vinsensia Awutet Amjaram, dengan lompatan terbaik mencapai 5.72 meter. (Yan Daulaka)
