KORANJURI.COM – Dua profesor dari Universitas Negeri Malang (UM), Prof. Dr. Ir. Syaad Padmantara, M.Pd., dan Prof. Dr. Eddy Sutadji, M.Pd., menjadi pendamping SMK Kesehatan Purworejo dalam program SMK PK (Pusat Keunggulan) Reguler Lanjutan.
Kedua profesor tersebut pada Jum’at (01/09/2023) melakukan kunjungan dan perkenalan serta orientasi awal di SMK Kesehatan Purworejo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika.
Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos., M.Pd., mengaku sangat bersyukur, dengan diterimanya program SMK PK Reguler Lanjutan di sekolah yang dipimpinnya di tahun 2023 ini.
“Dan dari kementerian pendidikan telah menunjuk Universitas Negeri Malang menjadi pendamping dalam program ini, yang merupakan lanjutan dari program-program SMK PK yang telah kita terima sebelumnya,” ujar Nuryadin, di sela kegiatan.
Dengan lolosnya menjadi SMK PK Reguler Lanjutan ini, kata Nuryadin, menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMK Kesehatan Purworejo, karena untuk bisa mendapat program ini tidaklah mudah. Pihaknya harus bersaing dengan SMK-SMK lain se Indonesia.
Kedatangan dua Profesor dari UM tersebut, menurut Nuryadin, saat ini dalam fase sosialisasi dan orientasi awal supaya dalam pendampingan bisa berjalan sesuai yang diharapkan.
Pihaknya juga sudah mempresentasikan program-program apa yang akan dijalankan selama program SMK PK Reguler Lanjutan ini berjalan.
“Kita manfaatkan pendampingan ini untuk membantu secara internal, juga nantinya kita bawa ke sekolah-sekolah binaan kita, sehingga bisa bermanfaat untuk sekolah lain,” jelas Nuryadin.
Dengan diterima untuk ketiga kalinya dalam program SMK PK, menurut Nuryadin, menunjukkan bahwa eksistensi dan kwalitas SMK Kesehatan Purworejo tidak main-main dan diakui.
“Ini merupakan kebanggaan kita bersama dan prestasi kinerja semua stake holder yang ada di SMK Kesehatan Purworejo,” ungkap Nuryadin.
Usai perkenalan dan sosialisasi, Prof Syaad menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Kepala SMK Kesehatan Purworejo yang ladership dan transformasional, dengan dukungan para guru-gurunya yang muda-muda disertai semangat dan kreativitas tinggi.
“Kami punya harapan tinggi bahwa SMK Kesehatan Purworejo akan tetap jaya,” ujar Prof Syaad. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
