Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Ini Profil Bapak Sandi Negara Roebiono Kertopati

oleh
Foto dok.

Berpijak dari kegiatan-kegiatan militer dan politik negara yang selalu membutuhkan kerahasiaan komunikasi pemberitaan, sebagai perintis dan pendiri persandian di Indonesia, bapak dari empat anak ini telah mempunyai pemikiran dan konsep yang jelas tentang kedudukan suatu badan persandian dalam struktur pemerintahan negara. Hanya berbekal daya nalar dan dilandasi semangat juang yang pantang menyerah itulah, bapak Roebiono dan kawan-kawannya merintis persandian di Indonesia.

Seiring dengan waktu, persandian di Indonesia terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi yang digunakan. Bermula dari hanya sebuah ruangan kecil tempat kegiatan sandi berlangsung dan alat yang digunakan pun masih berupa pensil dan kertas, kini telah menjadi sebuah institusi mandiri dengan peralatan yang jauh lebih kompleks.

Perekrutan dan pendidikan tenaga sandi (sandiman) pun ikut berkembang dengan pesat. Dari hanya sebuah kursus singkat (seperti magang) menjadi setingkat akademi, bahkan kini telah menjadi Sekolah Tinggi.

Nilai luhur perjuangan dr. Roebiono Kertopati menjadi warisan yang selalu tersemat dalam setiap sanubari personil sandi hingga saat ini. Warisan beliau dalam penyusunan dasar pendidikan sandi hingga kini masih berdiri tegak dalam wujud Politeknik Siber dan Sandi Negara yang melahirkan personil dengan kemampuan keamanan siber dan sandi yang mumpuni.

Secara kelembagaan warisan tata kelola organisasi dari beliau juga menjadi peletak dasar pembentukan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang sekarang bertransformasi menjadi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pada tanggal 23 Juli 1984 sang penerima 11 bintang jasa (utama) dari pemerintah Indonesia ini wafat setelah 38 tahun 3 bulan lamanya mengabdikan diri di dunia persandian.

Sampai akhir hayatnya ia tetap berjuang untuk memajukan persandian di Indonesia, suatu bidang perjuangan yang masih langka dan merupakan kegiatan yang tidak dikenal. Roebino Kertopati dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata Jakarta Selatan. (Jon)