KORANJURI.COM – Sebanyak 64 peserta mengikuti Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi Angkatan II yang diselenggarakan UPT-BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo. Para peserta ini, berasal dari empat kejuruan, Pengelola Administrasi Perkantoran, Menjahit Pakaian Wanita Dewasa, Teknisi Telepon Seluler dan Plate Welder 3G
Secara resmi, Sekda Kabupaten Purworejo Drs Said Romadhon membuka pelatihan, Senin (15/05/2023), di aula Balairung Bimasena UPT-BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo yang ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan modul serta seragam pelatihan kepada perwakilan peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyebut, bahwa Pemda memang harus selalu meningkatkan kompetensi SDM nya. Salah atau kompetensi SDM ini, adalah angkatan kerja yang dilatih dengan berbagai kejuruan yang tersedia yang sudah diprogramkan agar ada link and match dengan pasar kerja,
Sehingga, kata Sekda, Purworejo itu bisa memasuki pasar kerja di manapun. Dari pemerintah terus melakukan pelatihan-pelatihan dan diutamakan yang kekinian, sesuai pasar kerja yang dibutuhkan.
“Untuk menunjang itu semua, para instruktur selalu ditingkatkan kompetensinya, mengikuti perkembangan,” ujar Sekda, yang berpesan kepada para peserta supaya bisa mengikuti pelatihan dengan lancar dan sehat, serta terus melakukan komunikasi ataupun konsultasi saat mengikuti pelatihan maupun pasca pelatihan.
Kepala UPT-BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo, Sudarman, S.Sos., dalam laporannya mengungkapkan, bahwa maksud dan tujuan dari diadakannya pelatihan, untuk peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja di Kabupaten Purworejo.
“Dengan harapan setelah selesai mengikuti Pelatihan keterampilan Berbasis Kompetensi ini dapat memberikan keterampilan dan keahlian kepada peserta pelatihan diberbagai jurusan yang dibuka,” kata Sudarman.
Dilaksanakannya pelatihan agar setiap lulusan pelatihan dapat mengisi lowongan kerja sesuai kebutuhan pasar kerja, mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri, bisa menambah pengetahuan dan mempunyai skiil sehingga mampu bersaing di pasar kerja yang pada akhirnya bisa mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Purworejo.
“Pelaksanaan pelatihan selama 37 hari atau 260 jam pelajaran,” terang Sudarman.
Selain dihadiri para peserta, pembukaan pelatihan juga dihadiri Kepala Dinperinaker Kabupaten Purworejo Ir Hadi Pranoto, para instruktur serta sejumlah tamu undangan lainnya. Kegiatan pembukaan pelatihan ditutup dengan pengucapan janji peserta pelatihan. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
