KORANJURI.COM – Business Matching 2024 di mencatat realisasi penyerapan sebesar Rp213,68 trilyun. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, komitmen penggunaan produk dalam negeri tahun ini mencapai Rp1.428,25 triliun.
Kegiatan yang digelar di The Meru Ballroom Bali Beach Hotel Sanur, Denpasar, 4-7 Maret 2024 ini mempertemukan pelaku industri selaku produsen produk dalam negeri (PDN) dengan pengguna anggaran.
BERITA TERKAIT
Pembangunan IKN Jadi Peluang Emas Produsen Dalam Negeri Pasok Barang
“Penandatanganan kontrak penggunaan produk dalam negeri yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan dan Kementerian PUPR,” kata Agus, Kamis, 7 Maret 2024.
Menurut Agus, pemerintah mempermudah produk dalam negeri terserap dalam pengadaan di lingkungan Kementerian/ Lembaga BUMN, Pemda dan lembaga pemerintah lainnya.
“Dalam rangka percepatan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) telah dilakukan langkah Digitalisasi Sertifikasi TKDN dan memfasilitasi sertifikasi TKDN,” ujarnya.
BERITA TERKAIT
Kemendikbud Ristek Target 90 Persen Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri
Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, penggunaan produk dalam negeri jadi kisah sukses pemerintah dalam efisiensi belanja barang dan jasa.
Penggunaan e-katalog mengurangi terjadinya kecurangan hingga korupsi. Penawaran produk yang dilakukan melalui e-katalog dinikmati langsung oleh para pelaku UMKM.
“Kita jangan hanya bisa menghabiskan anggaran saja, tapi harus berkualitas dan juga efisien,” kata Luhut. (Way)
