KORANJURI.COM – Single berjudul ‘Karsinoma’, dari band alternatif rock asal Bali berbicara tentang banyak hal. Secara spesifik, karsinoma sendiri merupakan istilah medis dari penyakit kanker ganas.
Namun di balik itu, lirik yang ditulis menjadi pengingat jika rasa dendam dan sakit hati terus dipendam maka akan menjadi racun menggerogoti.
“Itu sebenarnya inti dari lagu Karsinoma,” kata vokalis dan gitaris Zat Kimia Ian Joshua Stevenson, Kamis, 1 Oktober 2026.
Menurut Ian, kondisi emosional itu menjadi kerangka kreatif untuk menjaga makna lagu. Pergulatan emosional, mental, dan spiritual ketika berhadapan dengan pengalaman berat yang mengguncang dan mengubah hidup.
“Single ini memandang pengalaman berat dari berbagai sisi tanpa menguncinya pada satu peristiwa atau pengalaman tertentu,” jelas Ian.
Grup band ini dirintis pada 2010 dan telah menghasilkan satu album berjudul ‘Candu Baru’ (2017). Album perdana tersebut meraih nominasi di ajang Anugerah Musik Indonesia 2018 dalam kategori Album Rock Terbaik.
Sempat vakum di tahun 2019. Namun, pada 2024 grup band ini kembali menelurkan single ‘Mata Hari’ dan di tahun 2026 menyusul ‘Karsinoma’.
“Single ini kami rilis secara independen pada 2 Oktober 2026 dan tersedia di berbagai layanan streaming digital,” jelas Ian.
Lineup Zat Kimia yakni, Ian Joshua Stevenson (vokal/gitar), Made Edy (bass), Bramestyo (gitar), dan Deny Surya (drum). (Way)
