Bakti Sosial Warga Binaan Rutan Purworejo, Sosialisasi Sebelum Bebas

oleh
Para warga binaan Rutan Purworejo yang tergabung dalam Tim Merah Putih saat melakukan bakti sosial di Kodim 0708 Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Rutan Purworejo memiliki kegiatan bakti sosial, yang khusus diperuntukkan bagi warga binaan yang sebentar lagi akan bebas. Mereka ini, tergabung dalam tim Merah Putih.

Pada Rabu (10/03/2021) lalu, tim Merah Putih ini melakukan bakti sosial di Kodim 0708 Purworejo. Dalam bakti sosial ini, 20 warga binaan melakukan bersih-bersih di seluruh komplek Kodim, dan mengolah lahan kosong menjadi lahan pertanian untuk ketahanan pangan.

“Umumnya, bakti sosial ini dilakukan di fasilitas umum. Kali ini, kita lakukan di instansi (Kodim),” jelas Karutan Purworejo, Muhamad Mukaffi, Rabu (17/03/2021).

Dijelaskan pula, warga binaan yang bisa mengikuti bakti sosial ini, sudah melalui tahapan-tahapan atau proses seperti sidang TPP, Litmas, dan wawancara.

Napi atau warga binaan yang sudah melalui proses tersebut, dan sudah memenuhi persyaratan dikeluarkan, untuk bersosialisasi dengan masyarakat.

“Tujuannya, supaya saat mereka bebas tidak canggung lagi berbaur dengan masyarakat,” ungkap Mukaffi.

Menurut Mukaffi, saat melakukan kegiatan bakti sosial di Kodim Purworejo, Dandim Letkol Inf Lukman Hakim menerima dan merespon baik ide dan kegiatan tersebut. Dandim juga sangat mengapresiasi.

“Ada istilah TNI itu milik rakyat. Itulah yang kita terapkan. Warga binaan pun setelah mereka bebas, akan merasa memiliki dengan keberadaan TNI. Mungkin nantinya tim merah putih akan dilibatkan dengan kegiatan-kegiatan sosial Kodim,” kata Mukaffi.

Selama mengikuti bakti sosial, warga binaan sangat senang karena tidak ada batas lagi antara warga binaan dengan anggota Kodim. Mereka berbaur dan bekerja bersama, dan terlihat sangat akrab.

Dipilihnya instansi sebagai lokasi bakti sosial, kata Mukaffi, karena selama ini instansi-instansi di luar rutan belum tersentuh. Tidak hanya Kodim. Nantinya juga Polres, kejaksaan, serta pengadilan. Karena instansi tersebut berkaitan dengan hukum dan berhubungan dengan rutan.

“Untuk mempererat tali silaturahmi, bersinergi, serta mempermudah komunikasi seandainya ada permasalahan-permasalahan yang harus diselesaikan bersama,” terang Mukaffi.

Mukaffi berharap, mudah-mudahan dengan adanya kegiatan tersebut, warga binaan bisa lebih memiliki rasa peduli terhadap sesama, serta lebih memahami dan mentaati aturan-aturan yang ada, biar mereka tidak melanggar lagi untuk kedepannya dengan permasalahan yang sama. (Jon)