KORANJURI.COM – Menjelang puncak perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Purworejo resmi memulai Operasi Lilin Candi 2025.
Langkah ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Purworejo pada Jumat (19/12/2025) sore untuk memastikan seluruh personel dan armada dalam kondisi siap tempur.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano, S.I.K., M.Si., apel ini menjadi simbol sinergi kuat antara kepolisian, TNI (Kodim 0708), Pemerintah Kabupaten Purworejo, hingga komunitas masyarakat seperti IOF dan PMI.
Kapolres mengungkapkan bahwa tantangan pengamanan tahun ini cukup berat. Secara nasional, pergerakan masyarakat diprediksi mencapai 119,5 juta orang, naik sekitar 7,97% dibanding tahun lalu.
Selain kepadatan lalu lintas, faktor cuaca menjadi perhatian serius.
“Kesiapsiagaan kita harus lebih tinggi karena puncak musim hujan membawa risiko cuaca ekstrem dan bencana alam,” ujar Andry.
Polres Purworejo menerapkan strategi preventive strike dan deteksi dini. Fokus utama meliputi kamseltibcarlantas, antisipasi terorisme serta kriminalitas konvensional.
Operasi ini akan berlangsung selama 9 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Sebanyak 558 personel akan disebar di lima titik vital:
Jenis Pos Lokasi Penempatan
Pos Terpadu Alun-alun Kabupaten Purworejo, Pos Pengamanan Gereja Santa Perawan Maria & Gereja Santo Yohanes Rosul, Pos Pelayanan Stasiun Kutoarjo & Terminal Tipe B Purworejo
Sebagai bentuk layanan masyarakat, Kapolres mengimbau warga yang akan bepergian lama untuk menitipkan kendaraan bermotor mereka di kantor kepolisian terdekat. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko pencurian rumah kosong selama masa libur panjang.
“Keberhasilan pengamanan Nataru adalah tanggung jawab bersama. Soliditas antarinstansi adalah kunci agar masyarakat bisa beribadah dan merayakan pergantian tahun dengan damai,” pungkasnya. (Jon)
