KORANJURI.COM – Pencak Silat, menjadi salah satu cabor (cabang olahraga) yang dipertandingkan dalam Popda Tingkat Eks Karesidenan Kedu yang berlangsung di Ganesha Convention Hall, Purworejo, dari Rabu (03/05/2023) hingga Kamis (04/05/2023).
Pelaksanaan lomba pencak silat ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Porapar Kabupaten Purworejo, Stefanus Aan Isa Nugroho, Rabu (03/05/2023), yang dalam arahannya meminta agar persaingan dalam perlombaan dijalani dengan penuh rasa kekeluargaan dengan menjunjung sportivitas.
Setyo Budi Cahyono alias Yoyok, Ketua Panitia Pelaksana cabor pencak silat pada Popda tingkat Eks Karesidenan Kedu menjelaskan, sebanyak 168 pesilat bersaing pada cabor pencak silat, yang mempertandingkan 6 kelas, dari A hingga F serta kategori Seni (tunggal) untuk putra dan putri.
“Para peserta ini merupakan kontingen dari 6 kabupaten/kota peserta Popda, yakni Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang dan Kota Magelang,” ungkap Yoyok.
Dari masing-masing kelas yang dipertandingkan untuk putra dan putri, kata Yoyok, akan diambil juara 1, 2 dan 3 bersama. Bagi peraih juara 1 masing-masing kelas, secara otomatis akan mewakili Eks Karesidenan Kedu pada Popda Tingkat Propinsi yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.
Untuk Kabupaten Purworejo sendiri, jelas Yoyok, menerjunkan
14 pesilat, terdiri dari pesilat putra dan putri. Dari tim Purworejo ditargetkan bisa meraih juara umum pada cabor pencak silat ini.
“Tahun lalu, meski belum bisa meraih juara umum, namun dari atlet juara yang muncul kita bisa masuk ke Popnas atas nama Zaki Al Fauzan,” pungkas Yoyok, yang berharap pertandingan pencak silat bisa berjalan lancar. (Jon)
Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS
