Waspada Dengan Biang Keringat, Jika Keliru Penangananya Dapat Berakibat Fatal Bagi Buah Hati Anda

oleh
Bidan Lusinta Agustina S.ST., M.Keb - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Pentingnya bunda memahami seberapa gawatkah biang keringat bagi kesehatan buah hati anda. Berikut petikan wawancara kesehatan bersama Bidan Lusinta Agustina, S.ST, M.Keb dan Doodle Exclusive Baby Care

Biang keringat merupakan problem yang sering terjadi pada anak-anak. Biang keringat kerap membuat bayi atau anak merasa tidak nyaman, sehingga membuat mereka menjadi rewel. Untuk itu perlunya kita mengetahui apa itu biang keringat, dan bagaimana cara penangannya?

Biang keringat menurut Bidan Lusinta Agustina, S.ST, M.Keb di sampaikan, bahwa biang keringat merupakan permasalahan kulit yang sering muncul pada bayi ataupun anak. Dalam istilah medis di sebut Miliaria Kristalina atau keringat buntet dalam bahasa jawanya. Keringat buntet berbeda dengan biduren tetapi sama dengan biang keringat.

Biang keringat biasanya ditandai dengan munculnya bintil-bintil kecil pada kulit bayi seperti jerawat-jerawat kecil yang berukuran sebesar jarum pentul yang berisi air. Ketika pecah mudah mengalami penularan ketempat lainnya. Sehingga mudah sekali menyebabkan penularan.

“Artinya merambat kekulit lain apabila tidak segera diatasi dengan baik, dapat menyebabkan air tadi menjadi infeksi dan akhirnya menjadi nanah. Kemunculan biang keringat biasanya di tandai dengan kulit kemerahan, gatal kemudian menjadi panas. Hal inilah yang membuat bayi menjadi tidak nyaman, rewel dan susah tidur. Proses menyusui menjadi terhambat karena bayi menjadi tidak nyaman dengan keadaanya,” Ujar Bidan Lusinta Agustina dalam uraianya.

Owner Edelweiss Mom And Baby Spa tersebut menambahkan, faktor munculnya biang keringat pada bayi sangat banyak diantaranya, cuaca extreme seperti sekarang ini sangat memungkinkan membuat biang keringat pada bayi dan anak.

Selain itu bayi yang baru lahir dibungkus dengan kain atau selimut tebal kata Bidan Lusinta, sangat berpotensi menyebabkan munculnya keringat yang berlebih, sehingga menyebabkan munculnya bintil-bintil atau gatal.

“Faktor lain penyebab munculnya biang keringat yaitu, bayi yang baru saja lahir memeliki kelenjar keringat belum terbentuk secara sempurna atau belum matang, sehingga menyebabkan bayi belum dapat beradaptasi dengan baik dan memproduksi keringat berlebih. Akibatnya akan terjadi sumbatan pada pori-pori kulit yang menyebabkan bintil-bintil,” Imbuhnya

Wanita yang juga Dosen jurusan kebidanan Poltekes Surakarta ini mengatakan, saat bayi atau anak mengalami biang keringat ada beberapa hal yang dapat dilakukan .

Pastikan jaga personal hygiene dengan baik. Persepsi Masyarakat jika bayi atau anak yang terkena biang keringat lebih baik tidak dimandikan itu adalah salah. Sebab apabila tidak mandi justru menyebabkan kuman dan bakteri menumpuk, sehingga akan memperparah kondisi ruam.

Mandi sehari 2 kali dengan menggunakan air hangat bukan air panas dengan suhu standart 36,6 derajat celcius, tidak terlalu panas ataupun tidak terlalu dingin.

“Hal lain yang perlu diperhatikan untuk menghindari biang keringat adalah memandikan bayi atau anak sehari 2 kali dengan menggunakan sabun yang sudah teruji secara klinis, aman untuk bayi. Mengingat fungsi kulit bayi yang belum dapat bekerja secara sempurna. Apabila salah dalam menggunakan sabun bayi, apalagi menngunakan sabun untuk orang dewasa, dapat menyebabkan alergi dan kulit menjadi sensitive. Sehingga mudah sekali terserang kuman atau bakteri. Oleh karena itu pilihlah sabun yang sudah teruji klinis,” katanya.

Setelah mandi keringkan kulit bayi dengan handuk, jangan gunakan handuk berbahan kasar atau panas tetapi handuk yang lembut khusus untuk bayi. Keringkan kulit bayi dengan taptap halus, tidak perlu digosok keras. Berikan pelembab atau lotion untuk bayi, dengan memilih lotion yang tidak terlalu kental atau pekat. Gunakan lotion seperti milik doodle yakni, Doodle Baby Lotion, bakteri dan virus tidak akan hinggap.

Selain itu, berikan minyak telon yang teruji klinik tidak menyebabkan panas pada kulit bayi atau anak. Juga pakaian baju yang nyaman untuk bayi bukan baju yang paling bagus. Baju yang paling nyaman berbahan yang dapat menyerap keringat bayi. Karena jika terlalu tebal membuat produksi keringat berleb.

Apalagi bagi bayi yang baru lahir identic dengan dibedong. Oleh karena itu pilihlah bedong berbahan katun yang dapat menyerap keringat bukan berbahan kasar atau terlalu tebal. Jika bedong tebal dapat membuat produksi keringat berlebih sehingga akan menyebabkan penumpukan penyebab timbulnya biang keringat.

Yang perlu diperhatikan saat bayi atau anak mengalami biang keringat adalah jangan memberikan bedak. Karena dengan memberikan bedak justru akan memperparah keadaan ruam. Usahakan suhu ruangan tidak terlalu panas, atau jika ada Air Conditioner (AC) dengan suhu 20-26 derajat celcius atau bisa menggunakan kipas angin.

Yang penting udara ruangan tidak terlalu panas, nyaman untuk bayi . Saat bayi nyaman tidurnya akan pulas, produksi keringat tidak akan berlebih.

Hal lain yang tak kalah penting yaitu mencuci baju bayi. Apabila mencuci baju bayi atau anak menggunakan deterjen biasa, sisa deterjen atau residu tersebut biasanya masih menempel dibaju. Sehingga apabila dipakai dan menempel dikulit bayi menjadi aktif. Bereaksi kembali menyebabkan munculnya bintil-bintil pada kulit.

Untuk itu gunakan deterjen yang memang sudah teruji secara klinis tanpa memakai pewangi dengan bahan alami. Seperti deterjen milik doodle yakni Doodle Baby Laundry Deterjen. Karena dengan memakai deterjen Doodle Baby Laundry, buah hati kita akan terhindar dari resiko munculnya biang keringat pada kulit bayi.

Bidan yang juga seorang praktisi pijat bayi ini menjelaskan, gejala biang keringat dengan masalah kulit lain beda. Tetapi untuk gejala awal memiliki sedikit kesamaan. Untuk itu perlu diperhatikan gejala lanjutannya. Biang keringat ditandai dengan munculnya bintil-bintil kecil, selanjutnya terjadi kemerahan, kemudian timbul rasa gatal.

Biang keringat muncul karena kondisi cuaca. Apabila cuaca panas dia akan timbul, tetapi saat cuaca dingin biang keringat akan sembuh sendiri.

“Jika bukan biang keringat atau ruam biasanya tidak dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Ruam kulit yang lain apabila cuaca berubah-ubah penyakit tersebut tetap akan muncul. Untuk biang keringat jika terkena debu apabila diatasi bisa disembuhkan. Sedangkan Ruam kulit selain biang keringat timbul karena adanya alergi yang lain. Gejala awal sama muncul nya bintik kecil, kemudian kemerahan, gatal dan bisa menjadi nanah jika tidak diobati. Alergen waktu sembuhnya akan lama, jika tidak mengetahui penyebab alerginya dari apa,” ungkap wanita yang memiliki 3 cabang usaha Mom and Baby Spa ini.

Saat wawancara bersama Doodle Exclusive Baby Care, apakah ada faktor resiko timbulnya penyakit serius yang lain? Bidan yang juga seorang instruktur yoga ini mengatakan, kalau ada biang keringat hal yang tidak begitu serius bukan menjadi tanda adanya penyakit serius. Tetapi dapat menimbulkan resiko serius jika tidak segera ditangani, sebab akan menyebabkan infeksi.

Salah satu tanda infeksi adalah munculnya nanah. Munculnya nanah ini menyebabkan radang dan lain sebagainya. Sehingga membuat tubuh bayi menjadi demam. Padahal Bayi yang baru lahir belum bisa menstabilkan panas, hal itulah yang kerap menyebabkan kematian mendadak pada bayi baru lahir. Apabila kondisi ruam atau biang keringat tidak ditangani dengan baik akan mengarah pada kematian mendadak. Bukan tanda ada penyakit serius, tetapi dikarenakan tidak ditangani dengan serius saat terjadi biang keringat atau ruam.

Kondisi biang keringat dapat sembuh dengan sendirinya dengan cara memperhatikan suhu ruangan, proses memandikan bayi, pemilihan sabun mandi bayi, pemilihan lotion untuk bayi, penggunaan pakaian untuk bayi, serta selimut sudah sesuai.

Tetapi, apabila lebih dari 3 hari bahkan lebih dari seminggu ternyata ruam kulit atau biang keringat belum kunjung sembuh, segeralah bawa ke dokter untuk segera ditangani, pengobatan sesuai dan tepat. Karena biang keringat dan alergen memiliki ciri awal yang hampir sama.

Pesannya, mencegah lebih baik daripada mengobati. Lakukan perawatan yang terbaik untuk anak, bisa melakukan perawatan paling kecil atau sederhana seperti bijak dalam proses memandikan bayi, bijak dalam menjaga kebersihan bayi, pemilihan sabun bayi, bijak pemilihan lotion bayi, bijak pemilihan deterjen dan bijak dalam pemilihan baju.

Hal kecil ini akan membiasakan kita membuat nyaman bayi, sehingga biang keringat akan hempas tidak akan hinggap ditubuh bayi, pungkasnya. (Tok)

KORANJURI.com di Google News