Tracer dan Vaksinator Covid-19 Disebar ke Seluruh Indonesia

    


Apel kesiapan Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan sebagai tracer dan vaksinator covid-19, Kamis (9/2/2021) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit memimpin apel kesiapan Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan sebagai tracer dan vaksinator covid-19, Kamis (9/2/2021) .

Kapolri mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Ia menegaskan, kondisi kasus aktif covid-19 masih terus meningkat secara fluktuatif.

“Berbagai sektor kehidupan tidak luput dari dampak pandemi ini. Berbagai upaya pemerintah secara extra ordinary dilakukan secara terpadu dalam rangka percepatan penanganan pandemi covid-19 dan mewujudkan pemulihan ekonomi nasional,” kata Listyo.

Sigit mengutip data kasus covid-19 pada 10 Februari 2021 secara global. Ada 220 negara telah terpapar pandemi Covid-19 dengan rincian 107.460.128 juta orang terkonfirmasi positif dan 2.352.837 orang meninggal dunia.

“Indonesia sebanyak 1.183.555 orang terkonfirmasi positif dan 32.167 orang meninggal dunia akibat covid,” katanya.

Dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020, kata Sigit, mengalami kontraksi cukup dalam. Bahkan, pertumbuhan ekonomi turun minus 5,3% pada kuartal kedua.

“Di luar tantangan dan kesulitan yang datang bersama pandemi covid-19, kita harus senantiasa positif bahwa selalu ada peluang untuk membuat lompatan kemajuan. Tidak hanya keluar dari krisis, tapi juga peluang untuk menjadikan Indonesia negara berpenghasilan tinggi sejajar dengan negara maju di dunia,” jelas Listyo.

Sementara, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan, saat ini diperlukan kerja sama yang baik dari semua pihak untuk memerangi laju penyebaran COVID-19 di Indonesia, termasuk TNI dan Polri.

“Pandemi covid-19 adalah perang menghadapi virus Sars-cov-2. Itu sebabnya kami di sini bekerja sama dengan TNI dan POLRI untuk mengatasi perang ini,” kata Budi Gunadi.

“Perang ini harus dimulai dengan tujuan yang jelas. Tujuannya adalah mengurangi laju penyebaran virus,” tambahnya. (Bob)