TP2DD Mudahkan Pembayaran Pajak dan Retribusi di Kabupaten Buleleng

    


Kepala Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali Trisno Nugroho bersama Bupati Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana saat menggelar pertemuan TP2DD di Kantor Bupati Kabupaten Buleleng, Kamis (19/3/2021) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Penandatanganan elektronifikasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Buleleng dilakukan sebagai akselerasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Kepala Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali menjelaskan, elektronifikasi ini sebagai bentuk transparansi pembayaran pajak dan retribusi di pemerintah daerah.

“Buleleng sudah cukup bagus dan tinggal ada resolusi yang belum. Ini untuk memudahkan kita sebagai masyarakat membayar kewajiban kepada pemerintah daerah,” kata Trisno Nugroho di Pemkab Buleleng, Kamis (19/3/2021).

Transaksi digital itu, kata Trisno, untuk menontunaikan seluruh pemerintah daerah di Bali, termasuk masyarakat dalam melakukan pembayaran. Di Kabupaten Buleleng, pencapaian elektronifikasi untuk pajak telah mencapai 100 persen dan retribusi 70 persen.

Kemudahan pembayaran non tunai itu, kata Trisno, nantinya akan semakin dipermudah hanya melalui satu aplikasi pembayaran yang terintegrasi.

“Sehingga bisa masuk pada pendapatan daerah yang sangat cepat ya,” jelasnya.

Sementara, Bupati Kabupaten Buleleng I Putu Agus Suradnyana memberikan apresiasi TP2DD yang secara aktif didorong oleh Bank Indonesia. Mengingat, TP2DD menjadi arah percepatan di seluruh sektor.

Dalam hal ini, pemerintah Kabupaten Buleleng hanya perlu mensosialisasikan ke masyarakat terkait penggunaan digital sebagai sarana pembayaran.

“Harapan saya nanti kita lebih pro aktif mengadakan pelatihan, sosialisasi di jajaran pemerintahan dan masyarakat,” jelas Agus Suradnyana.

Dengan elektronifikasi pembayaran, seluruh jenis pajak Pemda Kabupaten Buleleng dapat menerima pembayaran non tunai. Pada pos retribusi sebesar 66% yang dapat menggunakan pembayaran non tunai. Namun meskipun telah memfasilitasi pembayaran non tunai, pembayaran tunai juga masih dapat dilakukan oleh masyarakat. (Way)