Supir Taksi Online Otak Pelaku Perampokan Tewas Diterjang Peluru

oleh
Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi memberikan keterangan pers di RS Polri Kramat Jati, Kamis, 26 April 2018 - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Polres Jakarta Barat menindak tegas otak pelaku perampokan yang merupakan sopir taksi online berinisial LI (27). Pelaku tewas setelah diterjang tiga butir timah panas. Kelompok ini juga hendak memperkosa korbannya yakni, SS (20) warga Tambora.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi menjelaskan kelompok ini terdiri dari tiga pelaku diantaranya LI, SN (23) dan AP (22). Ketika akan ditangkap LI melakukan perlawanan lalu diberi tindakan tegas dan terukur.

“Petugas sesuai KUHAP pasal 49 dapat mengambil tindakan tegas bila nyawanya terancam,” tegas Hengki di RS Polri Jakarta Timur, Kamis (26/4/2018).

Dikatakan Hengki, serasa miris jika setiap pelaku kejahatan di Jakarta Barat setelah dilakukan tes urine, ternyata pelakunya positif menggunakan narkotika.

“Pelaku kejahatan di Jakarta Barat nekat melakukan aksi, karena mereka mengkonsumsi narkoba,” katanya.

Hengki menghimbau bagi pengguna taksi online, harus memeriksa kecocokan taksi online sesuai orderan, misalnya nama supir dan nomor polisi mobil.

“Seperti kejadian perampokan taksi online ini, supir LI membawa taksi online jenis Karimun milik ayah tirinya. Jadi nama supir tidak sesuai dengan orderan,” jelasnya.

Saat pengembangan, tim Jatanras melakukan penggerebekan di gudang kardus Jalan Vika Mas Tengah, Penjaringan, Jakarta Utara. Karena SN dan AP melawan petugas terpaksa melumpuhkan dengan ditembak di bagian kakinya.

Barang bukti yang disita satu senjata api rakitan, satu handphone, satu ATM, satu gelang dan satu kalung. (Bob)

KORANJURI.com di Google News