Siswa SMPN 14 Purworejo Raih Juara 1 OSN Tingkat Kabupaten Bidang Matematika

    


Kepala SMPN 14 Purworejo, Dwi Retno Untari, S.Pd., foto bersama Miftahul Huda, siswa kelas IX E yang berhasil meraih juara 1 pada OSN SMP Tingkat Kabupaten Purworejo tahun 2022 pada bidang Matematika - foto: Sujono/Koranjuri.com

Siswa SMPN 14 Purworejo Raih Juara 1 OSN Tingkat Kabupaten Bidang Matematika
KORANJURI.COM – Miftahul Huda, siswa kelas IX E SMPN 14 Purworejo, berhasil meraih juara 1 dalam Olimpade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten Purworejo tahun 2022, pada bidang Matematika.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya itu, dari SMPN 14 Purworejo memberikan penghargaan khusus bagi Miftahul Huda. Penyerahan reward ini, dilakukannya oleh Kepala SMPN 14 Purworejo, Dwi Retno Untari, S.Pd., dalam upacara bendera, Senin (29/08/2022).

Dijelaskan oleh Retno, OSN merupakan ajang kompetisi tahunan dalam bidang sains bagi para siswa SD, SMP, SMA serta yang sederajat di seluruh Indonesia.

“Diharapkan, dengan kegiatan Olimpiade tersebut, peserta mendapatkan tambahan pengetahuan dan banyak belajar tentang penguasaan materi di bidang masing-masing,” ujar Retno, Senin (29/08/2022), di kantornya.

Dari bidang ilmu yang dikompetisikan, kata Retno, yang meliputi Matematika, Ilmu Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan Sosial, salah satu siswanya berhasil menyabet juara 1 pada bidang Matematika.

Walaupun masih sebatas di tingkat Kabupaten, ungkap Retno, hal itu sangat membanggakan keluarga besar SMPN 14 Purworejo, karena ternyata ada salah satu siswanya yang mampu berkompetisi di tingkat Kabupaten.

“Tentu saja keberhasilan Miftahul Huda ini menjadikan motifasi bagi siswa lain juga. Semoga kedepan akan muncul siswa-siswa berprestasi yang lain, baik dibidang akademik maupun non akademik,” kata Retno, salah satu kepala sekolah penggerak di Purworejo ini.

Dalam OSN tersebut, terang Retno, pihak sekolah mengirimkan tiga siswanya untuk maju pada bidang IPA, IPS dan Matematika. Namun dari ketiganya, hanya bidang Matematika yang berhasil meraih juara 1.

Kedepannya, kata Retno, dari sekolah akan terus melakukan pembinaan dengan mencari bibit-bibit siswa berprestasi sejak kelas VII. Sehingga pembekalan itu tidak dilakukan secara instan, tapi melalui proses.

“Siswa juga harus berpikiran, walaupun kita berada di sekolah yang jauh dari kota, tapi nyatanya mampu berkompetisi dengan sekolah lain,” kata Retno. (Jon)

KORANJURI on GOOGLE NEWS