Registrasi Jurnalis World Water Forum Ke-10 Dibuka April

oleh
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Registrasi media untuk event World Water Forum ke-10 di Bali mulai dibuka April 2024.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong menyatakan, jurnalis atau media bisa melakukan registrasi jika telah menerima undangan yang dikirim panitia World Water Forum 2024.

“Jadi teman-teman (media) nanti harus registrasi begitu dapat undangan, kemudian dapat akreditasi,” kata Usman Kansong melalui laman Kominfo, Senin (25/3/2024).

Usman menambahkan, masa registrasi jurnalis berlangsung kurang lebih sebulan yang dibuka mulai April 2024 hingga seminggu sebelum hari H.

Registrasi jurnalis di event WWF Ke-10 disiapkan untuk wartawan dari media lokal di Bali, wartawan nasional dan luar negeri. Selain itu, fasilitas untuk jurnalis nasional dan luar negeri akan disediakan Media Center World Water Forum 2024 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Kata Usman, media center itu akan memiliki berbagai fasilitas penunjang kerja jurnalis peliput World Water Forum ke-10 itu, seperti akses internet cepat dan WiFi yang disediakan penyelenggara layanan telekomunikasi seluler nasional.

Penyediaan fasilitas infrastruktur telekomunikasi di Bali untuk jurnalis maupun peserta atau delegasi WWF 2024 dinilai bukan menjadi tantangan berarti, karena BNDCC memiliki segudang pengalaman penyelenggaraan event internasional.

“Provider internet nanti (dalam WWF ke-10) adalah operator. Kita (Kominfo) mengkonsolidasikan. Di Bali infrastrukturnya sudah mantap,” jelasnya.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), forum internasional ini diprediksi akan dihadiri hingga 15.000 orang. Pesertanya terdiri atas delegasi negara, perguruan tinggi, hingga Civil Society Organization (CSO).

“Jadi (World Water Forum ke-10) di Bali bisa (dihadiri) 15.000 orang perkiraan Kementerian PUPR. 7.000 itu delegasi, nanti dia juga bawa expert, membawa solusi untuk menyelesaikan masalah air seluruh dunia. Kepala negara yang diundang ada 44, tapi untuk tingkat Menteri ada 158 negara,” kata Usman. (*/Way)

KORANJURI.com di Google News