Ratu Mas Sakti, Wali Pitu Tertua Penyebar Islam di Bali

oleh
Jalan Pura Kramat menuju lokasi Keramat Pantai Seseh di Desa Cemagi, Mengwi, Badung - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Keberadaan Keramat Pantai Seseh di Desa Cemagi, Kecamatan Munggu, Kabupaten, Badung, berkaitan erat dengan kerajaan Mengwi di Bali. Dia disebut sebagai Pangeran Mas Sepuh, namun nama aslinya Raden Amangkuningrat asal Blambangan, Jawa Timur.

Pangeran Mas Sepuh merupakan salah satu Wali Pitu yang konon dianggap sebagai wali tertua yang melakukan syiar agama di Bali

Juru kunci makam Made Artana mengatakan, antara Raden Amangkuningrat dan Raja Mengwi I terikat hubungan bapak dan anak. Ibu Pangeran Mas Sepuh merupakan istri dari Raja Mengwi I yang memutuskan tetap tinggal di Blambangan, sekarang Banyuwangi. Sejak kecil, Pangeran Mas Sepuh diasuh oleh ibunya di luar Pulau Bali.

Perpisahan yang cukup lama membuat Pangeran Mas Sepuh memutuskan untuk mencari ayah kandungnya. Niatan itu awalnya ditentang sang ibu. Namun, setelah meyakinkan niatnya, bahwa tujuannya adalah untuk mengabdikan diri kepada sang ayah, maka sang ibu pun merelakan anaknya berangkat ke Bali dengan diiringi punggawa dari Blambangan.

“Pangeran Mas Sepuh merupakan gelar, nama asli beliau Raden Amangkuningrat. Karena lama berpisah, ada sedikit perbedaan yang menyebabkan konflik diantara mereka,” jelas Made Artana.

Pertemuan yang terjadi antara Pangeran Mas Sepuh dengan ayahnya justru memicu kesalahpahaman. Pangeran Mas Sepuh pun memutuskan kembali ke Blambangan dengan menyusuri pantai Seseh bersama pasukannya. Namun pada saat yang sama, rombongan itu diserang oleh pasukan kerajaan Mengwi yang mengakibatkan korban jiwa cukup banyak.

Dalam keadaan terdesak, Pangeran Mas Sepuh mengeluarkan sebilah keris yang diberikan oleh sang ibu sebagai bekal perjalanan. Ketika keris itu dikeluarkan dari warangka, kejadian aneh pun terlihat. Seluruh bala pasukan kerajaan Mengwi mendadak lumpuh.

“Justru di situ pasukan Kerajaan tahu kalau sebenarnya keris itu berasal dari Mengwi. Ternyata mereka masih ada hubungan darah. Selanjutnya Pangeran Mas Sepuh diterima oleh Raja,” terang Artana.

Asap Dupa

KORANJURI.com di Google News