Polri Sita Rp 432,20 Milyar Aset Gembong Narkoba Fredy Pratama

oleh
Tersangka narkoba jaringan Fredy Pratama yang ditangkap Mabes Polri - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Total penyitaan aset dari jaringan gembong narkoba Fredy Pratama mencapai Rp 432,20 miliar. Hingga Mei 2024, Polri telah menangkap 60 kaki tangan buron narkoba terbesar di Indonesia itu.

Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, seluruh tersangka yang diamankan, 45 tersangka, proses hukumnya sudah memasuki tahap II.

Sedangkan satu tersangka atas nama Bayu Firmandi masuk tahap P-19 dan 14 lainnya masih proses penyelidikan.

“Kami berkomitmen menindak tegas siapa saja yang terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia,” kata Asep di di aula Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, 6 Mei 2024.

Sejumlah pasal pidana digunakan untuk menjerat para pelaku peredaran narkoba itu. Diantaranya, pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal 435 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan.

“Ancaman hukumannya pidana mati, seumur hidup, paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun kurungan penjara,” jelas Asep.

Wakabareskrim mengajak seluruh masyarakat untuk melapor apabila menemukan indikasi atau dugaan praktek peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

“Semakin cepat laporan tersebut kami terima, maka akan semakin banyak jiwa yang kita selamatkan dari bahaya narkoba,” ujarnya. (Lib)

KORANJURI.com di Google News