Pj. Ketua TP PKK Bali Harap Kader di Daerah Aktif Edukasi Stunting

oleh
Ketua TP PKK Bali Ida Mahendra Jaya melakukan kegiatan Berkunjung dan Berbagi di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Mengentaskan angka stunting di Kabupaten Klungkung, Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali bersama kader mengunjungi warga di Banjar Tengah, Desa Dawan Kelod, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Jumat (14/6/2024).

Menurut Ida Mahendra Jaya, kunjungan kedua kalinya ke Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, untuk mengakselerasi upaya pencegahan stunting.

“Klungkung penghasil ikan tongkol, ikan lele yang mengandung Omega 3. Jenis ikan itu sangat disarankan bagi balita untuk mengkonsumsi ikan,” kata Ida Mahendra Jaya.

Terutama pada 1.000 hari pertama usia bayi, kebutuhan proteinnya wajib terpenuhi. Dengan ketercukupan gizi yang seimbang maka pertumbuhannya akan lebih baik.

“Ikan merupakan konsumsi wajib yang dibutuhkan untuk pemenuhan gizi usia balita. Banyak manfaat mengkonsumsi ikan, salah satunya untuk mencegah stunting,” ujarnya.

Dirinya berharap, kader PKK punya peran dan pengetahuan cukup untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Terutama, edukasi untuk ibu hamil agar memperhatikan gizi untuk bayinya.

Selama ini, angka stunting di Kabupaten Klungkung menunjukkan tren penurunan. Awalnya berada di angka 7,7%. Selanjutnya, di tahun 2023 turun ke angka 4,9%. Pada Desember 2023 jumlah stunting tercatat 486 anak.

Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Wiryani Jendrika menyampaikan, data dari Dinas Sosial Kabupaten Klungkung, saat ini terdapat 100 balita yang berisiko stunting dan sudah stunting.

Balita dengan gangguan gizi itu berasal dari 3 Kecamatan. Di Kecamatan Dawan tercatat ada 28 balita, Kecamatan Klungkung 44 balita dan Banjarangkan 28 balita.

“Dengan sinergi yang dilakukan diharapkan mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Klungkung, karena disini dikenal memiliki sumber protein ikan melimpah,” kata Wiryani Jendrika.

Dalam kegiatan berkunjung dan berbagi itu, diserahkan bantuan 50 krat telur kepada balita, 50 paket berisi ikan dan olahan, 40 paket yang berisi ikan dan olahan kepada bunda PAUD. Termasuk 500 bibit cabai. (*/Way)

KORANJURI.com di Google News