PERPANI Bali Kejar Target 15 Tiket di Ajang PON Aceh

oleh
Ketua Umum PERPANI Bali Made Rentin dalam Rakerda PERPANI Bali di Renon, Sabtu (28/1/2023) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Ketua Umum Perpani Bali Made Rentin mengatakan, atlet panahan dari Bali perlu mengikuti kompetisi berjenjang mulai tingkat daerah hingga nasional.

Kemampuan atlet panahan asal Bali perlu disiapkan sejak awal untuk menembus Timnas. Ia juga berharap, pembinaan yang dilakukan di Bali dapat mendulang prestasi hingga tingkat Olimpiade.

Astungkara dari Kejuaraan seperti PON dan Kejurnas, atlet-atlet Bali mampu meraih medali,” kata Made Rentin dalam Rakerda Perpani Bali di Renon, Sabtu (28/1/2023).

Di tahun 2022, sejumlah atlet panahan asal Bali mendulang emas pada Kejurnas Senior di Palangkaraya bulan Juni-Juli 2022 dan Kejurnas Junior di DIY.

Mereka adalah, Gusti Fazli Kertinegoro, atlet Divisi Recurve siswa dari Albanna, Ni Luh Eka Pebrianti, atlet Divisi Standar Bow, siswa SMAN 2 Abiansemal dan Kadek Hita Gyananada Rasputri, atlet Divisi Compound, siswa SMPN 2 Denpasar.

Pembinaan atlet itu, kata Rentin, dengan mencari bibit berprestasi di sekolah-sekolah yang ada di Bali.

“Dengan berani mengirim ke Kejurnas artinya telah memiliki mental juara meski biaya mandiri dan pihak sekolah memberikan ijin,” jelasnya.

Saat in, Perpani Bali menyiapkan tim pra PON. Rentin berharap, tim panahan Bali mengantongi 15 tiket dari 24 atlet yang dikirim pada seleksi pra PON Aceh. Pada PON sebelumnya di Papua, tim panahan Bali hanya mendapat kuota 4 tiket. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News