Paslon AMERTA Soroti Minimnya Lampu Penerangan di Kota Denpasar

    


Pasangan Cawalkot dan Cawawalkot Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertanegara (AMERTA) menggelar Gerebek Pasar di pasar tradisional Ketapian Denpasar, Minggu, 1 November 2020 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Calon Wakil Walikota nomor urut 2 Made Bagus Kertha Negara menyoroti minimnya lampu penerangan di koridor jalan Kota Denpasar. Itu menjadi salah satu fokus kerjanya dalam kontestasi menuju kursi Denpasar 1 dan 2.

Bagus Kertha Negara mengatakan, ramah pedestrian harus diikuti kenyamanan dan keamanan warga. Menurutnya, titik pedestrian banyak dibangun di kota Denpasar. Tapi fasilitas pendukung lainnya seperti meja taman dan penerangan jalan sangat minim.

“Kita berencana mengadopsi apa yang ada di kota Yogjakarta seperti Jalan Malioboro. Pedestrian disana dirasakan ramah dengan kebersihan dan penghijauan sangat terjaga, lampu penerangan jalan juga memadai seperti di Singapura,” kata tokoh Pariwisata yang akrab disapa Sting ini, Minggu, 1 November 2020.

Pasangan Cawalkot dan Cawawalkot Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertanegara (AMERTA) menggelar Gerebek Pasar di pasar tradisional Ketapian Denpasar. Acara itu juga dirangkai dengan aksi Donor Darah Kemanusiaan Crisis Centre MUI Provinsi Bali dan R2C, Minggu (1/11/2020).

Menurutnya, Kota Denpasar kedepan harus menambah ruang terbuka hijau (RTH) sehingga lebih nyaman dan asri.

“Kita terapkan apa yang telah dilakukan Walikota Risma yang telah merubah kota Surabaya menjadi lebih hijau,” kata Bagus Kertha Negara.

Dalam kegiatan itu, Paslon AMERTA juga menyinggung soal kebutuhan CCTV di wilayah strategis pemukiman.

“Kami mendorong aparat kepolisian untuk menambah kamera CCTV di wilayah pemukiman. Ini mengantisipasi kerawanan kriminalitas agar mudah melakukan pemantauan Kamtibmas,” kata Ngurah Ambara Putra. (Way/*)