Partner Resmi G20, Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Layanan 5G di Bali

    


Peluncuran layanan 5G IOH di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua Bali, Rabu, 3 Agustus 2022 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Layanan 5G secara resmi diluncurkan di Bali oleh Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Nusa Dua, Bali, Rabu, 3 Agustus 2022.

IOH menjadi partner resmi penyelenggaraan KTT G20 di Bali pada November 2022 mendatang, melalui penyediaan layanan jaringan 5G.

Menteri Komunikasi dan Informasi diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Wayan Toni Supriyanto mengatakan, pemerintah mendorong teknologi 5G untuk diterapkan secara konkrit.

Dalam perhelatan KTT G20, Kemenkominfo menjalan tiga peran yakni, mendorong penyediaan layanan dan konektifitas yang handal.

“Kemenkominfo juga mengorkestrasi komunikasi publik dan mengkoordinasi isu transformasi digital,” kata Wayan Toni di Nusa Dua, Rabu, 3 Agustus 2022.

Layanan jaringan 5G dalam KTT G20 di Nusa Dua Bali akan tersebar di sejumlah titik diantaranya, main event venue, side event dan tempat menginap para delegasi hingga kawasan wisata.

Dalam peluncuran jaringan 5G itu, Gubernur Bali yang diwakili Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyebutkan, saat ini di Bali telah tersedia 1.493 titik yang terkoneksi jaringan WiFi.

Menurut Cok Ace, informasi menjadi bahan baku penting untuk mengeksekusi keputusan dengan cepat dan real time.

“Bahkan ada yang menyebut siapa yang menguasai informaai akan memenankan pertarungan,” kata Cok Ace.

Dalam peluncuran perdana jaringan 5G IOH di Bali, Menparekraf Sandiaga Uno memiliki harapan IOH terus mengembangkan layanan 5G di destinasi pariwisata prioritas di Indonesia.

Sementara, Direktur Utama Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan, secara sederhana jaringan 5G menjadi teknologi teratas yang akan memudahkan membangun informasi.

“IOH berkomitmen untuk memainkan peran penting dalam revolusi 5G untuk mendukung agenda transformasi Indonesia,” kata Vikram. (Way)