Musyawarah Tokoh Agama

    

Wabup Rote Ndao: Toleransi Tinggi Bendung Paham Radikal

Musyawarah Tokoh Agama yang diselenggarakan Kementerian Agama Kantor Kabupaten Rote Ndao - foto: Isak Doris Faot/Koranjuri.com

Musyawarah Tokoh Agama yang diselenggarakan Kementerian Agama Kantor Kabupaten Rote Ndao – foto: Isak Doris Faot/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Wakil Bupati Rote Ndao Jonas C Lun meyakini di wilayahnya tidak akan masuk paham radikalisme. Mengingat, semua agama dan penganutnya yang ada di kepulauan luar Indonesia itu saling menghargai dan menunjukkan sikap toleransi yang tinggi.

“Saya meyakini disini tidak akan berkembang paham radikalisme. pasalnya semua penganut agama yang ada di wilayah Rote Ndao memiliki tujuan yang sama,” ujar Jonas C Lun.

Dikatakan, kesamaan tujuan dan adanya sikap toleransi menjadi fundamental dalam menjalankan kehidupan beragama sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Sementara, Maks Vioh, tokoh pemuda berpendapat, paham radikalisme sulit dideteksi dan keberadaannya ibarat gunung es. Menyikap hal itu, ia meminta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rote Ndao menyikapi jika terjadi penetrasi terhadap sikap intoleransi beragama.

“Belum lama ini terjadi paham yang diduga radikalisme masuk di wilayah Rote Ndao dan rekomendasi yang pernah disepakati FKUB tidak dijalankan,” kata Maks Vioh.

Yang dimaksud Maks Vioh adalah adanya kegiatan dakwah yang diadakan sekelompok orang asal Timur Tengah beberapa waktu lalu di pulau Rote Ndao.

Namun, hal itu segera dibantah oleh Wakapolres Rote Ndao, Kompol Nico Ndoloe. Ia menyatakan bahwa kegiatan yang sempat membuat warga bereaksi itu sudah berijin di Kepolisian dan bukan penyebaran paham radikalisme.

“Kami terus pantau kegiatan itu dan selalu mendampingi di setiap kegiatannya. Jadi tidak ada paham radikalisme,” ujar Kompol Nico Ndoloe.

Kementerian Agama Kabupaten Rote menggelar musyawarah Tokoh Agama dengan dihadiri berbagai elemen termasuk Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rote Ndao, Selasa, 3 Mei 2016.

Musyawarah tersebut mengambil tema ‘Dengan Semangat Tri Kerukunan Umat Beragama, Wujudkan Masyarakat Rote Ndao yang Taat Beragama, Rukun, Cerdas, Mandiri dan Sejahtera Lahir Bathin.
 
 
Zak



    





News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas