mPLS di SMP Negeri 11 Denpasar

    

Diikuti Oleh 280 Siswa Baru

Kepala SMP Negeri 11 Denpasar I Putu Jaya - foto: Koranjuri.com

Kepala SMP Negeri 11 Denpasar I Putu Jaya – foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – mPLS tahun ini di lingkungan Sekolah Menengah Tingkat Pertama di Kota Denpasar dilakukan secara sederhana. Kegiatan wajib bagi siswa baru itu ditekankan pada pemberian materi dan mengenali lingkungan sekolahnya.

Seperti yang dilakukan di SMP Negeri 11 Denpasar. mPLS digelar dengan pemberian materi dari para narasumber di bidang perhubungan, kesehatan maupun Kepolisian. Kepala Sekolah setempat, I Putu Jaya mengatakan, siswa baru yang berjumlah 280 orang itu dibagi dalam beberapa kelompok dan mendapatkan materi dari narasumber yang diundang.

“Tidak ada kegiatan outbond, kegiatan hanya dipusatkan di lingkungan sekolah,” jelas Putu Jaya, Selasa, 11 Juli 2017.

Sesuai dengan aturan aturan pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, mPLS berlangsung selama 3 hari dan kegiatan belajar mengajar akan dimulai pekan berikutnya.

“Selama sepekan ini masih dalam rangkaian kegiatan mPLS dan penutupan kami adakan di sekolah,” jelas Putu Jaya.

Tahun ini, SMP paling bungsu di Kota Denpasar ini menerima siswa baru dengan NEM terkecil sejumlah 24,90. Sebagai sekolah yang dikelola oleh Pemkot Denpasar, pihaknya menerima 4 jalur PPDB yakni, jalur reguler, siswa kurang mampu, jalur prestasi dan zonasi atau penentuan berdasarkan wilayah.

“Dengan kuota zonasi 10 persen kami berusaha maksimal untuk mengakomodir warga yang ada di wilayah Denpasar Selatan,” ujarnya demikian.

Pihaknya juga memberikan apresiasi terkait PPDB online yang diadakan dalam penjaringan siswa baru. Selama proses tersebut tidak ada kendala yang berarti dibandingkan dengan PPDB dengan pola lama.
 
 
Way